Kejagung Berikan Berkas Djoko Tjandra ke KPK Setelah 2 Kali Diminta

Erfan Maaruf, iNews · Senin 16 November 2020 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 337 2310626 kejagung-berikan-berkas-djoko-tjandra-ke-kpk-setelah-2-kali-diminta-E6YbVG9nua.jpg Djoko Tjandra (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) segera memberikan dokumen penyidikan perkara Djoko Tjandra. Kejagung mengaku telah menyiapkan berkas tersebut.

Sebelumnya, KPK telah meminta berkas tersebut sebanyak dua kali pada tanggal 8 Oktober dan 22 September, namun Kejagung masih belum juga memberikan. Meski begitu, Jampidsus Kejagung, Ali Mukartono mengaku tidak keberatan untuk memberikan berkas kasus Djoko Tjandra tersebut.

Ali menyebut telah memerintahkan kepada Direktur Penyidikan Jampidsus untuk menyerahkan berkas tersebut.

"Tanya dirdik, kan sudah disposisi ke Dirdik sudah disampaikan, tapi sudah disampaikan apa belum tanya dia. Kalau sudah perintahkah dilaksankana harusnya," kata Ali di Gedung Bundar, Jalan Sultan Hasanuddin Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (16/11/2020).

Sementara itu, Direktur Penyidikan Jampidsus, Febri Ardiansyah mengaku telah mempersiapkan berkas tersebut. Meskipun berkas telah dipersidangkan, dia enggan menjelaskan berkas apa kurang. "Sudah disiapkan," jelasnya.

Apakah nantinya berkas akan dikirim atau diambil oleh KPK, Ali mengaku hal itu merupakan hal teknis dan tidak menjadi penghalang.

"Itu terserah teknis di lapangan itu. Tinggal ngambil kan gitu gak ada masalah sebenernya, wong sini yang nganter, sono yang ngambil tinggal teknis aja penyampaiannya aja," pungkasnya.

Baca Juga : PKS Usul Dibentuk Dapil Nasional, Isinya Para Elite Parpol

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengungkapkan, kesulitan mendapatkan akses dokumen penanganan perkara skandal Djoko Tjandra. Bahkan, kata Nawawi, dua otoritas yang menangani skandal tersebut, JAM Pidsus, dan Bareskrim Polri mengabaikan permintaan KPK agar mendapatkan akses dokumen, dan berkas penanganan perkara tersebut.

“Tim supervisi (KPK) sudah dua kali meminta dikirimkan salinan berkas, dokumen dari perkara Djoko Tjandra itu kepada Bareskrim, dan Kejaksaan Agung (JAM Pidsus),” ujar Nawawi.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini