Tangani Intoleransi, Komnas HAM Usulkan Jokowi Terbitkan Perpres

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 16 November 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 337 2310423 tangani-intoleransi-komnas-ham-usulkan-jokowi-terbitkan-perpres-4tuqkwn4Kj.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengusulkan Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk menyelesaikan kasus intoleransi. Hal ini disampaikan Komnas HAM saat bertemu Kepala Negara di Istana Negara.

"Kami mendiskusikan juga soal tren intoleransi yang misalnya salah satu terkait dengan gangguan-gangguan terhadap sekelompok masyarakat yang melakukan ibadah atau pun yang akan membangun rumah ibadah," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Menurut Taufan, Komnas HAM ingin ada satu peraturan yang memberikan keadilan terkait dengan kebebasan warga negara untuk mengekspresikan keagamaan mereka.

"Karena itu perlu satu revisi terhadap Peraturan Bersama Menteri yang selama ini sudah ada. Kami tadi menginginkan juga ada satu pengaturan yang lebih tinggi, kita usulkan tadi Peraturan Presiden," ungkap dia.

Taufan menyebut Presiden Jokowi menyambut baik usulan itu. Menurut dia, Kepala Negara dan jajarannya akan mendiskusikan usulan Komnas HAM di internal mereka.

"Itu akan didiskusikan di internal pemerintah dan pada prinsipnya pak Presiden menyambut baik ini mungkin jalan keluar dalam menyelesaikan masalah-masalah intoleransi gangguan-gangguan terhadap kemerdekaan orang dalam beribadah sehari-hari, tukasnya.

Selain membahas tren intoleransi, Komnas HAM dan pemerintah juga membincangkan hasil investigasi kasus penembakan pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua. Lalu, Komnas HAM juga mendiskusikan penyelesaian konflik agraria yang jumlahnya banyak sekali.

Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi Menko Polhukam Mahfud MD, Mensesneg Pratikno, dan Menkum HAM Yasonna Hamonongan Laoly.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini