Muhammadiyah Minta Pemerintah Tertibkan Acara "Kerumunan" Habib Rizieq

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 14 November 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 337 2309385 muhammadiyah-minta-pemerintah-tertibkan-acara-kerumunan-habib-rizieq-hk8hWPYjL2.jpg Kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia disambut massa simpatisan di Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta kepada seluruh pihak untuk tetap melakukan protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Semua pihak seharusnya mematuhi protokol Covid-19 dalam semua kegiatan baik pendidikan, perkantoran, keagamaan, dan kegiatan lain yang mengumpulkan massa," kata Mu'ti kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga:  Angka Covid-19 Terus Melonjak, Jabar Urutan ke-3 Terbanyak di Indonesia 

Penerapan protokol kesehatan, kata Mu'ti juga harus dilakukan oleh pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Bukan malah memberikan contoh tak baik lantaran tak memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

"Sebagai pemimpin umat, Habib Rizieq semestinya memberikan contoh agar dalam setiap kegiatan mematuhi protokol Covid-19 dan mengajak anggota FPI dan massa untuk menjadi warga yang baik," ujar Mu'ti.

Dalam proses penjemputan Rizieq, massa yang menyambut di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan Petamburan, Jakarta Pusat, hadir dalam jumlah yang besar.

Lantaran membeludak, dalam proses penyambutan tersebut, massa tidak menerapkan standar protokol kesehatan yang baik dan benar. Mereka tidak mempedulikan jaga jarak alias berkerumun. Bahkan, di antaranya ada yang tidak menggunakan masker.

Baca Juga:  Habib Rizieq Akan Nikahkan Najwa Shihab, Wagub DKI Minta Tertib 3M

Oleh sebab itu, Mu'ti meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk bertindak tegas dan menertibkan setiap kegiatan Rizieq Shihab yang tidak menerapkan standar protokol kesehatan. "Aparatur pemerintah, khususnya satgas Covid-19, seharusnya berani menegur dan menertibkan semua acara yang tidak mematuhi protokol, termasuk acara Habib Rizieq Shihab," ujar Mu'ti. (Ari)

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini