Ini Komentar Polri Perihal RUU Minol yang Tengah Digodok DPR

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 13 November 2020 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 337 2309215 ini-komentar-polri-perihal-ruu-minol-yang-tengah-digodok-dpr-uv1wdVv6uF.jpg Ilustrasi. (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Mabes Polri turut berkomentar terkait dengan wacana pembahasan Rancangam Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) yang tengah dibahas di DPR.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono menuturkan bahwa darinsegi pembahasan hal itu merupakan kewenangan DPR. Namun demikian menurutnya ada beberapa kasus di kepolisian yang dilatarbelakangi minuman beralkohol.

BACA JUGA: RUU Minuman Alkohol, Produksi hingga Menjual Terancam Denda Rp1 Miliar

"Kalau boleh kami berikan gambaran, memang dalam beberapa kasus tindak pidana memang ada hal-hal yang memang dilatarbelakangi karena alkohol," kata Awi di Bareskrim Polri, Jumat (13/11/2020).

Berdasarkan catatan kepolisian sejak 2018 hingga 2020 kata Awi, perkara pidana yang dilatarbelakangi minuman keras ada sebanhak 223 kasus.

"Jadi kasus ini biasanya misalnya kasus-kasus pemerkosaan, setelah diperiska tersangkanya positif minum alkohol, kemudian terkait dengan kejahatan," ujarnya.

Sebelumnya, DPR RI berencana membahas RUU Larangan Minuman Beralkohol. Usulan itu datang dari 21 orang pengusul dari tiga fraksi, yaitu Fraksi PPP, Fraksi PKS, dan Fraksi Gerindra pada 24 Februari 2020.

BACA JUGA: RUU Minuman Beralkohol, Ini Jenis Miras yang Akan Dilarang

Dalam draf RUU yang diterima Okezone, apabila regulasi itu disahkan menjadi Undang-Undang (UU) akan ada ancaman pidana bagi yang memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan, dan/atau menjual minuman beralkohol.

Adapun minuman beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut:

a. Minuman beralkohol golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 1% sampai dengan 5%.

b. Minuman beralkohol golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 5% sampai dengan 20% dan

c. Minuman beralkohol golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 20% sampai dengan 55% .

Selain minuman beralkohol berdasarkan golongan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilarang minuman beralkohol yang meliputi:

a. Minuman beralkohol tradisional dan

b. Minuman beralkohol campuran atau racikan

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini