Fadli Zon Pertanyakan Hukuman terhadap Prajurit Dukung Habib Rizieq, Ini Jawaban TNI AU

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 13 November 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 337 2309090 fadli-zon-pertanyakan-hukuman-terhadap-prajurit-dukung-habib-rizieq-ini-jawaban-tni-au-QSqFVp8Blv.jpg Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Marsma Fajar Adrianto. (Foto : Wikipedia)

JAKARTA – Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mempertanyakan pemberian hukuman kepada dua prajurit TNI yang menyatakan dukungannya kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma Fajar Adrianto menyebut aturan sipil dan militer tidak bisa disamakan.

Lebih lanjut dia menuturkan, TNI sama sekali tidak membatasi para prajuritnya untuk bermedia sosial. Akan tetapi, saat bermedia sosial, terdapat batasan-batasan tertentu yang tentunya harus dipahami.

"TNI punya aturan sendiri, punya hukum sendiri, boleh bermedsos, tapi enggak bisa sembarangan. Tidak masalah main medsos, banyak kok yang selfie. Tapi kan ada hal-hal yang dilarang untuk di-upload, rahasia negara, operasi militer, itu kan enggak boleh di-upload," kata Fajar kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/11/2020).

Terkhusus kasus prajurit TNI AU yang merekam aksi bernyanyinya menyambut kedatangan Habib Rizieq, Fajar mengaku Serka BDS merupakan pribadi yang tidak pernah bermasalah sebelumnya. Menurutnya, sama sekali Serka BDS belum pernah mendapatkan teguran atau catatan merah dari kesatuannya.

"Serka BDS normal-normal saja, tidak ada pelanggaran selama ini. Enggak ada pelanggaran berarti prestasi kan," ucapnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mempertanyakan keputusan TNI menghukum dua prajuritnya. Dua prajurit tersebut datang dari matra berbeda, Kopda Asyari dari matra Darat, sedangkan Serka BDS dari matra Udara.

Baca Juga : Fadli Zon Protes ke Panglima Terkait Hukuman 2 Prajurit TNI Pendukung Habib Rizieq

"Apa salahnya kalau ada prajurit TNI simpati atas kedatangan ulama besar Habib Rizieq Syihab dari Saudi Arabia setelah 3,5 tahun? Jangan mengirim pesan salah kepada publik. TNI selalu baik dengan ulama, kiai, habaib dan tokoh-tokoh agama. Jangan perlakukan prajurit tersebut seperti kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad," kata Fadli melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon, Kamis 12 November 2020.

Baca Juga : Serda BDS Akhirnya Dilepas, Usai Ditahan karena Sambut Kepulangan Habib Rizieq

Baca Juga : 

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini