Polri Tetapkan 3 Tersangka Baru Terkait Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 13 November 2020 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 337 2309061 polri-tetapkan-3-tersangka-baru-terkait-kasus-kebakaran-gedung-kejagung-ufpIc7daUD.jfif Gedung Kejagung hangus terbakar. (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA – Penyelidikan kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung terus berlanjut. Bareskrim Polri kembali menetapkan tiga orang tersangka baru dalam kebakaran tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, ketiga tersangka tersebut di antaranya peminjam bendera PT APM dan perusahaan pengadaan pembersih lantai Top Cleaner dan aluminium composite panel (ACP).

"Tersangkanya yang saat ini berkaitan ACP akseleran yang mudah terbakar sehingga kita tadi melakukan gelar perkara menetapkan tersangka baru. Penyidik menetapkan 3 tersangka, yaitu MD, J, dan IS," kata Argo di Bareskrim Polri, Jumat (13/11/2020).

Sebelumnya, berdasarkan keterangan ahli kebakaran dari Universitas Indonesia (UI) Yulianto, ACP turut menjadi salah satu penyebab api menjalar ke bagian lain gedung saat kejadian.

Diketahui sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus tersebut. Kedelapan orang itu di antaranya kuli bangunan dengan inisial T, H, S, K dan IS.

Polisi mengatakan para tukang tersebut merokok padahal dilokasi tersebut terdapat sejumlah barang yang mudah terbakar. Akibatnya puntung rokok tersebut memicu kebakaran.

Polisi juga mentapkan seorang mandor berinsial UAM sebagai tersangka lantaran tidak melakukan pengawasan saat para tukang melakukan pekerjaannya.

Kemudian Direktur Utama PT APM berinisial R, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejagung berinisial NH juga dijadikan tersangka terkait pengadaan cairan pembersih lantai Top Cleaner yang mengandung senyawa solar, bensin, dan pewangi sehingga menjadi akselerator kebakaran.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini