Habib Rizieq Belum Karantina Mandiri, Kemenko PMK: Harusnya Ikuti Prosedur

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 12 November 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 337 2308451 habib-rizieq-belum-karantina-mandiri-kemenko-pmk-harusnya-ikuti-prosedur-rHZ77QdQm4.jpg Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat tiba di Bandara Soetta (foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Muhadjir Effendi menilai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab harus mengikuti prosedur terkait karantina mandiri selama 14 hari usai kembali dari Arab Saudi.

Menurut Muhadjir, karantina tersebut wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan. Terlebih Rizieq Shihab merupakah salah satu tokoh yang memiliki banyak pengikut.

"Mestinya harus mentaati lah sebagai warga negara, itu kan bagian dari prosedur ya harus dipenuhi siapapun yang berasal dari luar negari, dan itu tidak ada hak-hak khusus untuk siapapun dan kepatuhan penting, apalagi untuk figur yang menjadi panutan," kata Muhadjir di Kemenko PMK, Kamis (12/11/2020).

Baca juga:

Soal Rekonsiliasi, Habib Rizieq: Buka Dulu Pintu Dialognya 

Ma'ruf Amin Tak Melihat Kepulangan Habib Rizieq sebagai Momen Politik   

Sebagai tokoh kata Muhadjir, semestinya Habib Rizieq dapat menjadi contoh yang positif dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah. Menurutnya, walaupun sudah dinyatakan negatif dalam hasil Swab PCR namun tetap ada prosedur yang harus dipatuhi yakni karantina.

"Semua kan ada prosedur dan ketentuannya, sebaiknya ketentuan itu harus dipenuhi. Saya tidak spesifik untuk orang tertentu HRS ya, siapapun orangnya terutama tokoh-tokoh panutan harusnya bisa menjadi contoh dalam mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

 

Sebagaimana diketahui Rizieq Shihab sudah kembali ke Indonesia setelah 3 tahun berada di Arab Saudi. Ada ribuan orang yang menyambut kepulangan Rizieq, bahkan sampai dirumah pun dirinya masih dikunjungi sejumlah orang termasuk pejabat seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/332/2020 tentang Protokol Kesehatan Penanganan Kepulangam WNI dan Kedatangan WNA Dari Luar Negeri di Pintu Masuk Negara dan Wilayah Pada Situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pada poin nomor 2 dijelaskan bahwa WNI dan WNA dengan hasil pemeriksaan rapid test non reaktif pada huruf D berbunyi, warga negara yang baru pulang dari luar negeri wajib melakukan karantina mandiri di rumah/tempat tinggal masing-masing selama 14 (empat belas) hari, menerapkan physical distancing, memakai masker, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini