Mengenal Pahlawan Nasional Sultan Baabullah Sang Penguasa 72 Pulau

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 11 November 2020 07:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 337 2307626 mengenal-pahlawan-nasional-sultan-baabullah-sang-penguasa-72-pulau-BFhQbgY8YN.jpg Sultan Baabullah (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Sultan Baabullah Datu Syah merupakan pahlawan nasional 2020 dari Provinsi Maluku Utara. Dia merupakan sang sultan penguasa 72 pulau yang terkenal karena keberhasilannya mengusir penjajah Portugis dari Ternate.

Tak banyak catatan sejarah yang menuliskan tentang masa muda Sultan Baab -sapaan akrabnya-. Dia merupakan salah satu anak tertua dari Sultan Khairun Jamil yang memerintah pada 1535-1570.

Seperti anak raja lainnya, Baab sudah diberikan pengetahuan keagamaan semasa kecilnya. Dia juga diajari untuk berdakwah, hingga mendapatkan pemahaman ilmu agama dari mubalig dan ilmu peperangan dari ahli militer.

Baab muda juga kerap menemani ayahnya Sultan Khairun Jamil, termasuk saat Portugis mengasingkan Khairun untuk sementara ke Goa pada tahun 1545-1546.

Pada 25 Februari 1570 Sultan Khairun tewas akibat ulah licik dari penjajah Portugis yang mengajaknya bertemu untuk membahas hubungan antara Kesultanan Ternate dan Portugis.

Saat itu, Sultan Khairun mendatangi langsung undangan Portugis ke benteng mereka karena pengawal tidak diperbolehkan masuk. Begitu Sultan Khairun hendak keluar, dia tewas akibat ditikam dengan belati oleh Martim Afonso Pimentel.

Jasad Sultan Khairun yang dibuang ke tengah laut memicu kemurkaan warga Ternate dan raja-raja di Maluku. Mereka kemudian mengangkat Baabullah sebagai Sultan.

Karena kematian ayahnya, Sultan Baab bersumpah mengusir penjajahan Portugis dari Tanah Ternate. Baab lalu menikahi seorang puteri dari Kesultanan Tidore untuk menguatkan posisinya.

Dia juga mengajak para raja Maluku untuk sejenak menyisikam perselisihan di antara mereka guna melakukan perlawanan terhadap Portugis.

Pada 1570, Sutan Baab memimpin langsung pengepungan ke Benteng Gamlamo untuk mengusir Portugis. Dia berhasil mengusir penjajah dalam waktu singkat.

Kemudian, Sultan Baab juga berhasil mengusir Portugis dari Ambon dengan mengirim pasukannya pada 1570-1571.

Keberhasilan demi keberhasilan diraih Sultan Baab dalam mengusir Portugis seperti memimpin pengusiran Portugis di Buton, Selayar dan Makassar dari 1571-1575.

Tahun 1575 Sultan Baab berhasil mengusir Portugis selamanya dari Ternate, dan menjadikan Ternate sebagai sentra perdagangan cengkih di Maluku dengan jaringan internasional.

Tahun 1579-1580 Kesultanan Ternate menjalin hubungan dengan Kerajaan Inggris. 1580-1583 Sultan Baab juga memimpin perlawanan kepada Spanyol di Filipina.

Alhasil, Baab dikenang sebagai sang sultan penguasa 72 pulau di timur Indonesia karena kekuasannya yang mencakup sebagian besar Kepulauan Maluku, Sangihe dan sebagian dari Sulawesi.

Pengaruh Ternate pada masa kepemimpinannya bahkan mampu menjangkau Solor (Lamaholot), Bima (Sumbawa bagian timur), Mindanao, hingga Raja Ampat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini