Share

Massa Habib Rizieq Membludak, Penumpang di Soetta Takut Ada Klaster Baru Corona

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 10 November 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 337 2307475 massa-habib-rizieq-membludak-penumpang-di-soetta-takut-ada-klaster-baru-corona-rl6I1aPUQF.jpg Bandara Soekarno-Hatta saat penjemputan Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

TANGERANG - Pengunjung Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengaku terganggu dengan aksi massa Front Pembela Islam (FPI) menjemput Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Terminal 3.

Pasalnya, banyak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya, tidak menggunakan masker, mengabaikan jaga jarak, bahkan ada yang tidak menggunakan sandal ke Bandara Soetta.

Agus Oki (25), salah seorang pengunjung di Terminal 3 Bandara Soetta mengatakan, dirinya sebenarnya tidak peduli dengan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia hari ini. Baca Juga: Habib Rizieq: Ada yang Coba Buat Saya Susah

 

Namun, saat melihat jumlah massa FPI yang begitu besar, dia merasa sangat terganggu. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 masih belum hilang. Dia khawatir, jika ditemukan kasus Covid-19 baru akan berdampak jauh.

"Terganggu, karena zaman sekarang kan lagi corona, takutnya bikin kasus baru. Nanti takutnya, akan lock down lagi. Jadi malah jadi susah semua," katanya, Selasa (10/11/2020).

Pria asal Bali ini mengaku, wabah Covid-19 sangat mengganggu. Terutama di sektor ekonomi. Seperti di tanah kelahirannya, Bali, misalkan. Pulau yang menggantungkan hidupnya dari wisata itu, kini sedang lesu.

"Saya berangkat dari Bali. Di sana, pariwisata masih lesu banget. Sebelumnya, saya kena PHK di Inggris. Saya di sana kerja. Tapi sekarang sudah ada kerjaan lagi," ungkapnya.

Baca Juga:  Ini Agenda Habib Rizieq hingga 14 November 2020

Agus juga mengaku, saat massa FPI mulai berkumpul di depan Terminal 3 Bandara Soetta, dirinya sempat keluar untuk melihat ke luar sembari merokok. Saat itu, dirinya sangat prihatin dengan kondisi massa.

"Kalau dia pulang, saya sih tidak peduli. Tadi saya lihat di luar, banyak anak di bawah umur, enggak makai masker, bahkan ada yang enggak pakai sandal. Apa ini, kayak gini," tukasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini