KPK Selisik Hibah Tanah dari Aktor Lawas untuk Mantan Bupati Bogor

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 09 November 2020 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 337 2306894 kpk-selisik-hibah-tanah-dari-aktor-lawas-untuk-mantan-bupati-bogor-nWYmXsyJkm.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa seorang aktor lawas, Rudy Wahab sebagai saksi, pada hari ini. Rudy Wahab diselisik keterangannya oleh penyidik, ihwal adanya dugaan pemberian hibah tanah untuk mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY).

"Rudy Wahab (Wiraswasta) di dalami pengetahuannya terkait gratifikasi dalam bentuk hibah tanah kepada tersangka RY, termasuk bagaimana proses pemberian hibah tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (9/11/2020).

Sedianya, Rudy Wahab diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Pembina Kota Santri dibawah Yayasan Gerakan Amal Lahiriyah untuk Akhirat (GALA). Diduga, Rudy Wahab pernah memberikan hibah tanah seluas 20 hektare di daerah Jonggol, Bogor, Jawa Barat, untuk Rachmat Yasin.

Rachmat Yasin merupakan tersangka atas kasus dugaan korupsi terkait pemotongan uang Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan penerimaan sejumlah gratifikasi selama menjabat sebagai Bupati Bogor.

Rachmat Yasin diduga menerima uang sebesar Rp8,9 miliar dari hasil memotong anggaran atau bayaran bawahannya. ‎Uang tersebut diduga digunakan oleh Rachmat Yasin untuk biaya operasional Bupati dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2013-2014.

Selain itu, Rachmat Yasin juga diduga menerima sejumlah gratifikasi selama menjabat Bupati Bogor. Adapun, gratifikasi yang diterima Rachmat Yasin berupa ‎tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta.

Atas perbuatannya, Rachmat Yasin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini