Terpilih Jadi Presiden, Joe Biden Diyakini Bawa AS Lebih Aktif di Dunia Internasional

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 08 November 2020 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 337 2306025 terpilih-jadi-presiden-joe-biden-diyakini-bawa-as-lebih-aktif-di-dunia-internasional-VvJK3tCL9d.jpg Joe Biden (Reuters)

JAKARTA – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden mengakhiri kepemimpinan Donald Trump dengan memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2020.

Pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha menilai, kemenangan yang diraih Joe Biden akan berdampak besar pada kebijakan politik luar negeri AS.

Menurutnya, Negeri Paman Sam itu diyakini akan lebih aktif dalam dunia internasional, khususnya kawasan Asia.

"Biden akan kembali membawa AS lebih internasionalis, dibandingkan Trump yang isolasionis kemarin," kata Arya kepada Okezone, Minggu (7/11/2020).

Arya mengatakan, AS melalui Joe Biden akan kembali berkomitmen dengan beberapa perjanjian internasional, lebih aktif berperan di Asia Pasifik dan Timur Tengah. Ia juga lebih konsisten dalam pola dibandingkan Trump yang yang banyak menarik diri.

Bahkan kata dia, Joe Biden akan punya pendekatan baru terhadap Tiongkok. Ia juga akan membuka kembali persoalan kamp konsentrasi Muslim Uighur di Xinjiang, selain melanjutkan perang tarif dengan modifikasi tertentu.

"Biden juga akan mempermasalahkan demokrasi Hong Kong," tuturnya.

Selain itu, ia melanjutkan, komunikasi antara AS dan Tiongkok akan lebih mudah terkait penguasaan kawasan. Meskipun Biden belum tentu akan menggunakan pendekatan yang lunak (soft approach).

Menurut Arya, di masa kepresidenan Trump, kepercayaan diri Tiongkok justru meningkat khususnya terkait klaim sejarah di Laut Tiongkok Selatan. Di sana reputasi kepemimpinan demokrasi global AS justru agak pudar saat dipimpin Trump.

Baca Juga : Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia terhadap Presiden Terpilih AS Joe Biden

"Perubahan pendekatan AS terhadap Tiongkok ini pula nantinya berdampak pada Indonesia. Sebab, Indonesia akan dilirik sebagai pemimpin tradisional Asia Tenggara yang akan menentukan kompetisi Amerika Serikat dengan China dan arah transisi hegemonik di kawasan Asia Pasifik," tuturnya.

Baca Juga : Joe Biden Terpilih Jadi Presiden AS, Trump : Pemilihan Masih Belum Selesai

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini