Di Hadapan WHO, Menkes Terawan Paparkan 9 Pilar Penanganan Covid-19 di Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 06 November 2020 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 337 2305503 di-hadapan-who-menkes-terawan-paparkan-9-pilar-penanganan-covid-19-di-indonesia-VJ1zTQfuav.JPG Menkes Terawan saat menjelaskan penanganan Covid-19 ke WHO (Foto: Kemenkes)

JAKARTA - World Health Organization (WHO) secara khusus melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Terawan Agus Putranto dan Menkes dari tiga negara lainnya yakni Afrika Selatan, Thailand dan Uzbekistan membahas tindak lanjut intra-action review/IAR dalam kesiapsiagaan dan respons Covid-19 di negara masing-masing.

Di hadapan WHO, Terawan menjelaskan dalam penanganan Covid-19 harus dilakukan dengan multi sektor.

“Penanganan Covid-19 harus dilakukan secara multi sektor. Dan penanganan Covid-19 di Indonesia langsung dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pengendalian Ekonomi Nasional representatif Kementerian Kesehatan dalam penanganan Covid-19,” ungkapnya dalam pertemuan dengan WHO secara virtual, Jumat (6/11/2020).

Terawan mengatakan ada sembilan pilar penting yang menjadi kajian IAR untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Pertama yaitu komando dan koordinasi, kedua komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat, ketiga yakni surveilans, tim gerak cepat, dan investigasi kasus,” jelasnya.

“Keempat, pilar terkait pintu masuk negara, perjalanan internasional, dan transportasi. Kelima ada pilar laboratorium. Keenam, pengendalian infeksi. Ketujuh, tata laksana kasus. Delapan, pilar dukungan operasional dan logistik. Sembilan, pilar layanan dan sistem kesehatan esensial,” papar terawan.

Terawan juga menegaskan bahwa semua stakeholder baik baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tenaga kesehatan menjadi kunci penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Partisipasi semua pihak adalah kunci pelaksanaan penanganan Covid. Dan multi sektor penting dengan dalam pelaksanaan IAR di bawah WHO dalam rangka penanganan Covid-19," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini