Debat Pilkada 2020, Bagaimana Mekanisme untuk Calon Tunggal?

Felldy Utama, iNews · Jum'at 06 November 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 337 2305328 debat-pilkada-2020-bagaimana-mekanisme-untuk-calon-tunggal-46RAGHz27T.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Penyelenggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 telah memasuki tahapan kampanye. Salah satu metode kampanye yang diatur, adalah pelaksanaan debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon (Paslon) yang tampil di pesta demokrasi lima tahunan ini.

Debat terbuka identik dengan ajang di mana para para paslon saling menawarkan visi misi serta program kerjanya kepada masyarakat jika diberikan amanah untuk memimpin di daerahnya masing-masing. Tapi, bagaimana jika debat tersebut hanya diikuti oleh satu kandidat atau lebih dikenal dengan istilah paslon tunggal?

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wirarsa Raka Sandi, dalam kegiatan sosialisasi ketentuan debat publik mengungkapkan mekanisme atau teknis pelaksanaan debat jika hanya diikuti paslon tunggal. Katanya, paslon ini tetap mendapatkan hak yang sama untuk mengikuti tahapan tersebut.

"Untuk satu paslon, kemudian itu dilaksanakan dalam bentuk pemaparan visi misi yang dipandu oleh moderator," kata Raka dalam kegiatan sosialisasi debat yang digelar secara virtual, Jumat (6/11/2020).

Tak sampai disitu, kata dia, paslon tunggal ini juga akan melakukan pendalaman oleh para panelis yang telah ditunjuk oleh KPU selaku penyelenggara. Raka menyebut, pendalaman ini terkait dengan materi debat yang telah dipilih menjadi tema pembahasan.

"itu jika untuk 1 paslon. Panelis ada 5 orang," ujarnya.

Baca Juga : Berikut Lokasi Rawan Banjir di Tambora Jakarta Barat

Baca Juga: Kemendagri: Cakupan Perekaman E-KTP di Pilkada 2020 Tertinggi Dalam Sejarah

Kendati demikian, dia menyampaikan bahwa debat publik bagi paslon tunggal ini diputuskan kembali nantinya oleh KPU Provinsi atau Kabupaten/Kota yang terdapat paslon tunggal.

"Jadi kepada teman-teman di daerah mohon ketentuan ini diperhatikan," pungkasnya.

Dikehatui, dalam penyelenggaran Pilkada serentak 2020 ini, KPU telah merilis sebanyak 25 daerah yang terdapat hanya satu pasangan calon (Paslon) atau paslon tunggal.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini