Anies Sampaikan Tiga Kunci DKI Hadapi Musim Hujan, Ini Penjelasannya

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 04 November 2020 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 337 2303847 anies-sampaikan-tiga-kunci-dki-hadapi-musim-hujan-ini-penjelasannya-w8PSvQQmyF.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di Ibu Kota di Lapangan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11/2020).

Anies mengatakan, musim penghujan di tengah pandemi Covid-19 mengakibatkan tantangan yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta semakin besar. Apalagi, lanjut dia, adanya fenomena La Nina yang berdampak semakin tingginya curah hujan.

"Karena itulah kita semua yang berada di tempat ini adalah pribadi-pribadi yang mendapatkan tugas dari negara untuk memastikan bahwa Ibu Kota Republik Indonesia tetap terjaga, tetap siaga, dan bisa menghadapi semua tantangan dengan sebaik-baiknya," kata Anies.

Dia menambahkan, apel kesiapsiagaan musim hujan memberikan pesan kepada masyarakat bahwa Pemprov DKI Jakarta telah siap menghadapi musim hujan di Ibu Kota.

"Tiga kata kunci yang harus menjadi pegangan kita pertama siaga. Kedua tanggap, ketiga galang. Ini harus dicamkan di seluruh unsur yang terlibat dalam menghadapi musim penghujan," jelas Anies.

Mantan Mendikbud itu menuturkan, siaga berarti Pemprov DKI harus menyiapkan seluruh potensinya dalam menghadapi semua kemungkinan saat menghadapi musim hujan.

"Dan hari ini semua potensi itu ditunjukkan kepada masyarakat, sekaligus meyakinkan kepada seluruh jajaran kita bahwa kita siaga memasuki musim hujan," jelas dia.

Sementara tanggap berarti bahwa DKI memantau dengan dekat perkembangan cuaca, hingga proyeksi turun hujan agar bisa merespon dengan cepat apapun kondisinya. "Karena itu, apel kesiapsiagaan kali ini tidak diberi nama 'Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir' karena memang kita menghadapi musim hujan. Insya Allah kita dijauhkan dari banjir," tuturnya.

Menurut Anies, Pemprov DKI akan tanggap kesiapsiagaan banjir guna memastikan diterapkannya SOP yang sinergis antarseluruh unsur, sehingga bisa bekerja di lapangan dengan baik.

"Yang ketiga adalah galang. Dalam menghadapi bencana, kita harus memiliki kemampuan untuk menggalang seluruh kekuatan. Kekuatan dari bangsa Indonesia adalah kemampuannya untuk bergotong-royong. Kemampuannya untuk memanggul bersama beban yang diembankan kepada kita," ujar dia.

Anies menerangkan, prinsip galang harus dijalankan semua unsur di lingkungan Pemprov DKI. Ia meminta semua beban dalam menghadapi musim penghujan dijadikan beban bersama seluruh SKPD di Ibu Kota.

"Apa yang menjadi beban bagi yang lain adalah beban bagi kita. Apa yang menjadi tanggung jawab bagi unsur yang lain adalah tanggung jawab bagi kita. Dan kita semua harus memiliki kemauan untuk berbagi pahal dengan unsur-unsur yang lain agar bersama-sama turun ke lapangan, bersama-sama menanggulangi bila terjadi banjir," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini