Satgas: Tetap Patuhi Protokol 3M Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 04 November 2020 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 337 2303758 satgas-tetap-patuhi-protokol-3m-meski-sudah-ada-vaksin-covid-19-ccB0l3KTqA.jpg Wiku Adisasmito. (Foto: YouTube BNPB)

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa roadmap atau peta jalan terkait kesediaan vaksinasi masih dalam tahap finalisasi. Meski begitu, masyarakat diharapkan tetap mematuhi standar protokol kesehatan. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, pemerintah telah mengkaji hal-hal penting lainnya yang tidak boleh diabaikan dalam persiapan vaksinasi nasional. 

Hal itu bertujuan memastikan keamanan dan ketersediaan serta mekanisme penyuntikan vaksin dengan melibatkan pendapat dari berbagai elemen, baik lintas kementerian dan lembaga. 

"Kehadiran vaksin adalah angin segar untuk kita semua, tetapi hingga vaksin siap. Bahkan meskipun vaksin sudah ada dan siap, kita pastikan masyarakat dan pemerintah mematuhi protokol 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan primer," kata Wiku dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Wiku menjelaskan, roadmap mencakup kandidat vaksin dan penyusunan tahapan prioritas penerima vaksin. Pemerintah telah mempertimbangkan berbagai hal dalam menyusun roadmap.

"Dengan berbagai pertimbangan seperti ketersediaan vaksin, jumlah penduduk, wilayah berisiko, tahapan pemakaian dan indeks pemakaian. Selain itu, roadmap mencakup perkiraan skema platform vaksin dan sasaran klaster kelompok, estimasi kebutuhan dan rencana pemberian vaksin," ujar Wiku. 

Baca juga: Doni Monardo Tegaskan Covid-19 Bukan Rekayasa dan Konspirasi

Demi mencapai efektifitas vaksin yang maksimal, maka roadmap juga memperhatikan cold chain atau rantai dingin vaksin, dan kapasitas SDM yang melibatkan beberapa jenis tenaga kesehatan termasuk vaksinator. 

"Telah disiapkan juga jejaring layanan untuk menjamin aliran distribusi dengan melibatkan lintas sektor," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini