Penjelasan Satgas Covid-19 Terkait Suspek yang Berkurang Signifikan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 03 November 2020 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 337 2303595 penjelasan-satgas-covid-19-terkait-suspek-yang-berkurang-signifikan-lxfVgJymlb.jpg Wiku Adisasmito (Foto : BNPB)

JAKARTA - Jumlah testing Covid-19 semakin rendah saat momentum libur panjang akhir Oktober 2020 kemarin. Selain itu, angka suspek Covid-19 mengalami penurunan signifikan dari di atas 150 ribu menjadi 60 ribuan dalam satu hari.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penurunan jumlah suspek terjadinya karena pihaknya tengah melakukan penyelerasan data mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

"Ini merupakan bagian dari proses satu data Covid dan interoperabilitas data pusat dan daerah," kata Wiku dalam konfrensi pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (3/11/2020).

Wiku mengatakan, penyelarasan data tersebut sesuai dengan SK Kemenkes Nomor HK 0107/Menkes/13/2020. Satgas Covid-19, lanjut dia, mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan testing secara maksimal dan menyeluruh, sebagai upaya deteksi dini di wilayah admnistratifnya.

"Selain itu perlu adanya evaluasi terhadap operasional laboratorium. Menurut analisis data terjadi tren penurunan testing setiap akhir pekan ataupun saat libur panjang," ujar Wiku.

Menurut dia, penurunan testing setiap akhir pekan dan libur penjang tersebut merupakan tantangan yang harus diselesaikan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Ingat bahwa virus ini ini tidak pernah libur, sehingga adanya hari libur bisa diantisipasi kedepannya misalnya melalui operasional lab, melalui penambahan shift kerja laboratorium, dengan pertimbangan intensif yang memadai," kata dia.

Baca Juga : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Tertular Covid-19

Wiku memastikan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya seperti reagen.

Namun demikian, ia menyadari masih terdapat beberapa persoalan yang akan dihadapi seperti wilayah testing yang tersebar luas, hingga jumlah masyarakat yang harus di testing.

"Oleh karena itu kami meminta peran aktif dari masyarakat dalam mendukung upaya testing yang dilakukan oleh pemerintah. Apabila mengalami gejala Covid-19 untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan testing," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini