Ahmad Yani Mangkir dari Pemeriksaan, Polri: Pemanggilan Sudah Sesuai SOP

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 03 November 2020 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 337 2303554 ahmad-yani-mangkir-dari-pemeriksaan-polri-pemanggilan-sudah-sesuai-sop-gLzlNcwXjV.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengklaim surat panggilan terhadap Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani sudah sesuai dengan standar oprasional prosedur (SOP).

Menurut Awi, surat pemanggilan terhadap Ahmad Yani sudah jelas yakni untuk dimintai keterangan sebgai saksi terkait pengembangan kasus demo anarkis penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020 dengan tersangka salah satu aktivis KAMI yakni Anton Permana.

"Terkait dengan yang disampaikan tadi saudara AY dipanggil terkait dengan pengembangan pemeriksaan saudara AP. Kita sampaikan selama ini penyidik sudah sesuai dengan SOP yang ada, sesuai dengan manajemen penyidikan dan sesuai dengan KUHAP," kata Awi di Bareskrim Polri, Selasa (3/11/2020).

Baca juga:

Kirim Puluhan Pengacara, Ahmad Yani Mangkir dari Panggilan Bareskrim

Aktivis KAMI Ahmad Yani Mengaku Belum Terima Surat Panggilan Bareskrim

Bareskrim Tunda Pemeriksaan terhadap Petinggi KAMI Ahmad Yani, Ini Alasannya

Awi mengaku baru kali ini menerima komplain terkait dengan surat panggilan, yang dilayakan oleh penyidik Bareskrim. Kendati demikian menurutnya hal tersebut merupakan hak dari Ahmad Yani.

"Ya silakan saja itu haknya yang bersangkutan. Tapi yang jelas penyidik akan melaksanakan pemanggilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang ada tentunya kalau yang bersangkutan dipanggil sekali tidak hadir tentunya nanti akan dilayangkan panggilan berikutnya," kata Awi.

Sejatinya Ahmad Yani akan menjalani pemeriksaan dengan penyidik Bareskrim Polri hari ini. Namun ia tidak mangkir dari pemeriksaan.

Ahmad Yani justru mengirimkan puluhan advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi Lintas Organisasi Advokat Untuk Keadilan Demokrasi. Namun kehadiran mereka ke Bareskrim bukan untuk memenuhi panggilan penyidik, melainkan untuk mengklarifikasi surat pemanggilan yang dinilai masih kurang jelas.

"Tolong pak polisi diperbaiki panggilan itu, dia sebagai saksi, saksi apa belum jelas saksinya, kasus apa dan siapa tersangkanya, makanya kami datang kesini," kata salah seorang tim advokat Ahmad Yani, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal di Bareskrim Mabes Polri.

Diketahui sebelumnya, penyidik Bareskrim sempat menunda pemeriksaan Ahmad Yani pada Jumat, 23 Oktober 2020 lalu lantaran belum membutuhkan keterangan Ahmad Yani.

Ahmad Yani sendiri sempat mengatakan bahwa ada upaya dari penyidik Bareskrim Polri untuk melakukan penangkapan terhadap dirinya pada Senin 19 Oktober 2020 lalu.

Menurut Yani saat itu ada puluhan tim Bareskrim yang menyambangi kantornya di di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat sekitar pukul 19.15 WIB. Disana anggota Bareskrim menunjukkan surat penangkapan. Namun ia menolak hal tersebut.

Ahmad Yani kemudian menyatakan ketersediaannya untuk memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan. Namun dirinya tidak hadir hingga pada 20 Oktober 2020 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini