Tokoh Adat di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Serahkan Senjata Springfield ke TNI

Riezky Maulana, iNews · Selasa 03 November 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 337 2303259 tokoh-adat-di-perbatasan-indonesia-timor-leste-serahkan-senjata-springfield-ke-tni-pSsuudoi2f.jpg dok: TNI AD

JAKARTA – Warga perbatasan Indonesia-Timor Leste menyerahkan satu pucuk senjata api jenis Springfield kepada Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif RK 744/SYB.

Penyerahan tersebut terjadi di Desa Foho Eka, Kecamatan Nanaet Duabesi Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (2/11).

Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian mengatakan, personel Satgas yang dipimpin oleh Danpos Laktutus telah menerima penyerahan senjata api tersebut dari seorang warga berimisial MI (51), yang merupakan petani dan tokoh adat di Desa Foho Eka.

(Baca juga: Letjen (purn) Djamari Chaniago Didesak Minta Maaf ke Prajurit TNI Korban Pengeroyokan)

"Dia itu merupakan tokoh adat di Desa Foho Eka dan senjata yang diserahkan adalah senjata yang telah lama pernah ditemukan bersama anaknya saat di kebun. Hasil temuan tersebut selama ini tidak berani diserahkan karena merasa takut dan akhirnya memutuskan untuk tetap menyimpannya," kata Alfat dalam keterangannya yang diterima, Selasa (3/11/2020).

(Baca juga: Penjelasan TNI AD soal Prajuritnya Berpakaian Preman saat Dikeroyok Pengendara Moge)

Menurutnya, berkat kedekatan MI dengan anggota di Pos Laktutus yang sudah terjalin baik selama ini, membuat dirinya merasa yakin untuk akhirnya membuat keputusan menyerahkannya kepada personel Pos Laktutus. Pasalnya, personel Pos Laktutus bagi MI sudah dianggap seperti keluarga.

"Bahkan telah beberapa kali personel Pos Laktutus membantu menyumbangkan tenaga dan pikiran di setiap acara yang digelar MI. Termasuk ketika dirinya sakit personel pos Laktutus banyak membantu memberikannya pengobatan," ucapnya.

Atas keberhasilan yang telah diperoleh prajuritnya tersebut, Danpos membawa senjata api tersebut dan melaporkannya kepada Dankipur 3 Lettu Inf I Gusti Ngurah Saputra. Setelahnya, secara hierarki laporan dilanjutkan kepada Pasi Intel Lettu Inf Reza Santya Budhi.

“Senjata yang diserahkan dari warga akan kami amankan dan kami laporkan ke komando atas sebagai bahan laporan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini