Pemilihan Ketum PPP Salah Satu Agenda di Muktamar Makassar

Felldy Utama, iNews · Senin 02 November 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 337 2302781 pemilihan-ketum-ppp-salah-satu-agenda-di-muktamar-makassar-spq7gM7jS9.jpg Arsul Sani (Foto : iNews.id)

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berencana akan menggelar Muktamar IX pada tanggal 19-21 Desember 2020 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu yang menjadi agenda dari Muktamar ini adalah pemilihan ketua umum PPP untuk lima tahun mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Arsul Sani menyampaikan bahwa pelaksanaan Muktamar IX dipastikan akan mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah. Mengingat, saat ini Indonesia tengah dihadapkan pandemi Covid-19.

"Sebelum peserta muktamar yang memiliki hak untuk hadir di muktamar yaitu para ketua dan sekretaris PPP se-Indonesia, maka mereka dari daerah masing-masing harus melakukan PCR swab dan hasilnya harus negatif," kata Arsul dalam jumpa persnya di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Wakil Ketua MPR RI itu pun menyebutkan ada tiga agenda yang akan dibahas dalam forum Muktamar IX tersebut. Pertama, penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PPP periode yang akan berakhir ini.

Kedua, Muktamar IX juga akan membahas hal-hal yang terkait dengan program PPP ke depan. Termasuk, dalam hal ini juga akan membahas pembaharuan visi dan misi AD/ART, rekomendasi dan keputusan partai terkait posisi PPP lima tahun yang akan datang.

Baca Juga : Sidang Jaksa Pinangki Kembali Digelar, 3 Saksi dari PT Garuda Indonesia Dihadirkan

"Ketiga, agendanya tentu untuk memilih ketua umum yang baru, dan pemilihan ketum ini dilaksanakan dengan sistem formatur. Yang terpilih jadi ketum akan menjadi formatur dibantu perwakilan DPW dan DPC," ujar dia.

Arsul mengatakan, mukmatar IX merupakan pijakan partai ini untuk melakukan manajemen perubahan. Dengan cara ini, ia berharap nantinya dalam putusan muktama menujukkan bahwa PPP siap melakukan perubahan secara mendasar termasuk melakukan koreksi terhadap hal-hal yang termasuk oleh internal PPP keliru.

"Forum muktamar inilah yang kami harapkan menjadi perubahan menyeluruh," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini