Selain PPK, Bareskrim Periksa Seorang PNS Kejagung Terkait Kasus Kebakaran

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 02 November 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 337 2302638 selain-ppk-bareskrim-periksa-seorang-pns-kejagung-terkait-kasus-kebakaran-8lFX5vEdfo.jpeg Kebakaran Gedung Kejagung. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri juga melakukan pemeriksaan terhadap seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kejaksaan Agung (Kejagung), terkait kasus tindak pidana peristiwa kebakaran. 

Sosok PNS yang tak diungkap identitasnya itu diperiksa bersamaan dengan tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung (Kejagung) berinisial NH, hari ini. 

"Tim Penyidik Gabungan akan memeriksa tersangka NH dan 1 (satu) orang saksi ASN Kejagung," kata Ferdy, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Ferdy menyebut, saksi PNS tersebut akan diperiksa penyidik terkait dengan proses dan tahapan pengadaan ACP pada anggaran tahun 2019.

"Terkait pengadaan ACP tahun 2019," ujar Ferdy. 

Sebelumnya, hasil penyidikan Bareskrim Polri soal kebakaran Gedung Kejaksaan Agung adalah kealpaan dari delapan orang tersangka kasus ini.

Adapun delapan orang tersangka itu yakni, lima kuli bangunan masing-masing berinisial T, H, S, K dan IS. Mandor berinsial UAM. Direktur Utama PT APM berinisial R. Dan yang terakhir, Direktur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial NH.

Baca juga: Kasus Kebakaran Kejagung, Bareskrim Akan Periksa 2 Saksi soal "Pinjam Bendera" PT APM

Open flame atau nyala api terbuka yang menyebabkan kebakaran di Gedung Kejagung diduga kuat akibat adanya bara api dari rokok kuli bangunan tersebut. Padahal, lantai 6 gedung itu tidak diperbolehkan merokok. 

Atas perbuatannya, seluruh tersangka pun disangka melanggar Pasal 188 KUHP tentang kealpaan Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini