Hari Ini, Bareskrim Periksa PPK Kejagung sebagai Tersangka Kebakaran

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 02 November 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 337 2302560 hari-ini-bareskrim-periksa-ppk-kejagung-sebagai-tersangka-kebakaran-beX3SQCxKG.jpg Gedung Kejagung pasca-terbakar (foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri hari ini, Senin (2/11/2020) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung (Kejagung) berinisial NH.

Pemeriksaan hari ini merupakan penjadwalan ulang lantaran pada 27 Oktober 2020 lalu, NH mangkir dengan alasan sakit. Sedianya, NH akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pidana kebakaran di Gedung Kejagung.

"Tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) NH akan diperiksa pada Hari Senin (2/11)," kata Ferdy kepada Okezone.

Baca juga:

Ini Alasan Polri Tidak Menahan Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Bareskrim Tetapkan Pejabat Kejagung Tersangka Kasus Kebakaran, Ini Perannya

Ini Peran 8 Tersangka Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Diketahui, melalui kuasa hukumnya, tidak hadirnya NH dalam pemanggilan penyidik Bareskrim dengan alasan dalam keadaan sakit. Dalam hal ini, pihak NH telah melayangkan surat ketidakhadiran NH kepada penyidik Bareskrim Polri.

Sementara itu, tujuh tersangka dalam kasus ini telah diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri pada 27 Oktober 2020 lalu. Usai menjalani pemeriksaan, mereka tidak dilakukan penahanan dengan alasan kooperatif.

Adapun tujuh orang tersangka yang diperiksa, lima kuli bangunan masing-masing berinisial T, H, S, K dan IS. Mandor berinsial UAM. Direktur Utama PT APM berinisial R.

Sebelumnya, hasil penyidikan Bareskrim Polri soal kebakaran Gedung Kejaksaan Agung adalah adanya kealpaan dari delapan orang tersangka tersebut.

Open Flame atau nyala api terbuka yang menyebabkan kebakaran di Gedung Kejagung diduga kuat akibat adanya bara api dari rokok kuli bangunan tersebut. Padahal, lantai 6 gedung itu tidak diperbolehkan merokok.

Atas perbuatannya, seluruh tersangka pun disangka melanggar Pasal 188 KUHP tentang kealpaan Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini