Share

DPR Dukung Jokowi Kecam Presiden Prancis yang Hina Islam

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 02 November 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 337 2302536 dpr-dukung-jokowi-kecam-presiden-prancis-yang-hina-islam-oZVuSg82di.jpg Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily menyatakan, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah menghina agama Islam adalah hal yang tepat. Sebab, pernyataan Macron memicu perpecahan.

“Soal sikap Presiden RI (Joko Widodo) dan Pemerintah Indonesia yang mengecam Prancis sangat tepat dan saya kira patut didukung,” ujar Ace saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Baca Juga:  Kecam Macron, Berikut Pernyataan Menohok dari Romo Benny 

Politisi Partai Golkar itu menekankan, adanya kecaman dari Presiden Jokowi terhadap ucapan Presiden Prancis ini adalah langkah atau bentuk protes yang nyata dari pemerintah. “Setidaknya, sikap tersebut merupakan langkah protes atas pernyataan yang tidak sensitif terhadap agama Islam,” tegas Ace. 

Sebelumnya diwartakan, Presiden Jokowi mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah menghina agama Islam. Menurutnya, pernyataan tersebut bisa memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia.

“Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia yang bisa memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia," ujar Jokowi saat konferensi pers secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 31 Oktober 2020.

Baca Juga: PA 212 Geruduk Kedubes Prancis Demo Macron

Adapun pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam. Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial.

Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini