BNPB Catat Ada 2.402 Kejadian Bencana di Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 31 Oktober 2020 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 337 2302049 bnpb-catat-ada-2-402-kejadian-bencana-di-indonesia-naO792ETRr.png Bencana alam di Indonesia sejak Januari hingga Oktober (foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang 1 Januari hingga 31 Oktober 2020, total 2.402 bencana telah melanda Indonesia. Akibat bencana itu, sebanyak 320 orang meninggal dunia dan lebih dari 5,4 juta orang terdampak dan mengungsi.

“Kejadian bencana sepanjang 2020 tercatat jumlah kejadian bencana sebanyak 2.402 kejadian. Bencana menimbulkan terdampak dan mengungsi sekitar 5.436.298 orang, sedangkan meninggal dunia 320 orang dan hilang sebanyak 25 orang dan luka-luka 481 orang,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya (31/10/2020).

Raditya mengatakan, BNPB mencatat bencana yang mendominasi hidrometeorologi diantaranya bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.

“Paling banyak terjadi yakni sebanyak 865 akibat peristiwa banjir. Kemudian diikuti dengan angin puting beliung sebanyak 690 kejadian, tanah longsor sebanyak 447 kejadian, gelombang pasang dan abrasi sebanyak 29 kejadian, gempa bumi 15 kejadian dan erupsi gunung api 5 kejadian,” jelasnya.

 bENCANA ALAM

BNPB juga mencatat terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebanyak 321 kejadian, dan 29 kejadian kekeringan terjadi sepanjang 2020.

Sementara itu, tiga Provinsi di Pulau Jawa yang tercatat paling banyak kejadian bencana terjadi di Jawa Barat dengan 475 kejadian, di Jawa Tengah dengan 413 kejadian, dan di Jawa Timur sebanyak 336 kejadian bencana.

Dan tercatat sebanyak 538 kejadian bencana terjadi di Pulau Sumatera dan Kepulauan Riau, di Kalimantan 227 kejadian bencana, kemudian di Sulawesi terjadi 203 kejadian, di Bali terjadi 34 kali kejadian bencana, di Nusa Tenggara sebanyak 27 kejadian, dan di Maluku juga Papua terjadi 41 kali kejadian bencana selama 2020.

Sementara itu, dampak bencana sekitar 36.028 rumah rusak dengan rincian 7.157 rumah rusak berat, 5.583 rumah rusak sedang dan 23.288 rumah rusak ringan.

Selain itu 1.504 fasilitas umum juga mengalami kerusakan dengan rincian 655 fasilitas pendidikan, 708 fasilitas peribadatan, dan 141 fasilitas kesehatan rusak, 133 kantor rusak dan 398 jembatan mengalami kerusakan akibat bencana.

Selain itu, dampak dari bencana non alam epidemi Covid-19 hingga 31 Oktober 2020 tercatat sebanyak 410.088 kasus positif. Dimana sebanyak 13.869 orang meninggal dunia dan 337.801 pasien Covid-19 yang sembuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini