Menag: Maulid Nabi Satu Tradisi yang Harus Dilestarikan

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 30 Oktober 2020 01:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 337 2301374 menag-maulid-nabi-satu-tradisi-yang-harus-dilestarikan-rkcmXkqxbZ.jpg Menteri Agama, Fachrul Razi (Okezone)

JAKARTA - Perayaan maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW sudah menjadi kebiasaan bagi umat islam. Beragam perayaan itu dibuat untuk kembali mengingat dan memperkenalkan sosok rasul.

Terkait hal itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan perayaan maulid merupakan tradisi umat islam yang harus selalu dilestarikan.

Hal itu disampaikan Menag Fachrul Razi saat sambutan dalam acara 'Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan 1422 H/2020 M'.

"Inilah salah satu tradisi yang harus kita lestarikan dalam memelihara dan membangkitkan spirit keberagamaan melalui perenungan atas lahirnya nabi akhir zaman Muhammad SAW," ujarnya yang dikutip Okezone dalam akun YouTube Kemenag RI, Jumat (30/10/2020).

Menurut Fachrul, kebiasaan merayakan maulid maupun hari besar islam lainnya sudah dilakukan para pendahulu bangsa. Mereka menjadikan tradisi tersebut untuk memberikan pemahaman akan nilai-nilai islam agar mudah dipahami.

"Para pendahulu negeri ini telah melahirkan berbagai budaya dengan nilai-nilai agama melalui peringatan hari besar islam yang kita laksanakan setiap tahun menjadi salah satu cara kita membumikan ajaran dan nilai agama agar dapat mudah dipahami," terangnhmya.

Kelahiran nabi sendiri kata Fachrul, merupakan pertanda untuk menjadi petunjuk seluruh umat. Kehadirannya telah membawa peradaban umat manusia kearah yang lebih baik. "Inilah nabi akhir zaman yang kehadirannya telah ditunggu dan disambut," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini