Wujudkan Peran Agama Meningkatkan Perdamaian Dunia

Tim Okezone, Okezone · Kamis 29 Oktober 2020 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 337 2301072 wujudkan-peran-agama-meningkatkan-perdamaian-dunia-OaXMNZ3dRp.jpg Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Dok Kemenag RI)

JAKARTA - Kementerian Agama Republik Indonesia dan Institut Leimena akan menyelenggarakan webinar internasional “Peran Keluarga Agama-agama Abrahamik dalam Meningkatkan Perdamaian di Dunia” pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Kegiatan yang akan menghadirkan tokoh agama Islam, Kristen, dan Yahudi ini diharapkan dapat membangun dialog dan relasi yang lebih baik antar pemeluk ketiga agama Abrahamik ini demi perdamaian dan kemajuan peradaban manusia.

Islam, Kristen, dan Yahudi sebagai agama-agama samawi atau semitik sering juga disebut sebagai agama-agama Abrahamik atau Ibrahimiah karena kesamaan leluhur mereka pada sosok patriark Abraham atau Ibrahim. Dengan jumlah umat melampaui separuh penduduk dunia dan kian bertambah, hubungan di antara mereka berpengaruh besar bagi perdamaian dunia.

Dalam sejarah, kehidupan bersama yang damai serta diwarnai kerjasama antar pemeluk agama Islam, Kristen, dan Yahudi telah membawa banyak kemajuan dalam peradaban. Sebaliknya, ketegangan dan konflik di antara mereka seringkali menyebabkan stagnasi peradaban, bahkan kemunduran yang disertai korban yang tak terhitung jumlahnya.

Baca Juga : Peringati Sumpah Pemuda, Donor Darah Kolaborasi Komunitas Raih 2 Rekor MURI

Ironisnya, sejarah juga menunjukkan bahwa terlepas dari kaitan mereka sebagai keluarga agama-agama Abrahamik, pemeluk ketiga agama monoteistik terbesar ini seringkali tidak terlalu saling mengenal satu dengan yang lain, bahkan tidak jarang mengalami ketegangan hingga konflik. Dengan bertambahnya jumlah pemeluk dan menguatnya identitas agama, maka potensi konflik pun meningkat. Webinar internasional ini merupakan upaya membangun dialog untuk saling mengenal dan menghormati antar pemeluk agama Islam, Kristen, dan Yahudi.

Upaya ini menindaklanjuti seruan Bapak Menteri Agama Fachrul Razi bahwa “Tugas utama kita adalah mencari titik-titik temu sebagai keluarga besar agama-agama Abrahamik untuk dapat bekerjasama demi perdamaian dan kemajuan peradaban manusia”.

Hal ini sejalan dengan amanat Pembukaaan UUD 1945 untuk “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”. Oleh karena itu, webinar ini merupakan bentuk tanggungjawab moral dan konstitusional bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam mendukung perdamaian dunia.

Webinar ini diharapkan dapat ikut mendorong dialog-dialog antar tokoh ketiga agama Abrahamik ini untuk menggali modal spiritual dan kultural yang dimiliki, serta upaya bersama yang dapat dilakukan, untuk meningkatkan perdamaian dan memajukan peradaban manusia.

Webinar dibuka oleh Menteri Agama Fachrul Razi, dengan sambutan Institut Leimena oleh Chairman Jakob Tobing dan Senior Fellow Dr. Alwi Shihab. Narasumber yang akan hadir: Syekh Abdallah Bin Bayyah (Ketua Umum Dewan Fatwa Uni Emirat Arab dan Presiden Forum for Promoting Peace in Muslim Societies), KH Said Aqil Siroj (Ketua Umum Nahdlatul Ulama), Dr. Abdul Mu’ti (Sekretaris Umum Muhammadiyah), Pdt. Gomar Gultom (Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), Kardinal Ignatius Kardinal Suharyo (Ketua Konferensi Waligereja Indonesia), dan Rabbi David Rosen (Direktur Internasional Hubungan Lintas Agama, American Jewish Committee).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini