Apakah Merayakan Maulid Nabi Termasuk Bid'ah?

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 29 Oktober 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 337 2301016 apakah-merayakan-maulid-nabi-termasuk-bid-ah-Mrt000GL14.jpg Quraish Shihab (Foto: Youtube Najwa Shihab)

JAKARTA - Perayaan maulid nabi atau kelahiran Nabi Muhammad SAW kerap kali menimbulkan beragam pandangan yang bertentangan. Ada yang menyebut hal itu sebagai bid'ah (melenceng dari ajaran Nabi Muhammad) namun ada pula yang tidak.

Profesor M. Quraish Shihab mengakui bahwa ada yang menyatakan merayakan kelahiran nabi sebagai kegiatan yang bid'ah. Namun demikian menurutnya hal itu tergantung dari mana melihatnya.

"Kalau kita berkata bahwa maulid itu adalah ibadah murni maka maulid bukan ibadah murni, karena nabi tidak menganjurkan," ujar Quraish saat berbincang diacara Shihab dan Shibab dalam akun YouTube Najwa Shihab yang dilihat Okezone, Kamis (29/10/2020).

"Tapi kalau kita katakan dia itu ibadah mendapat pahala orang yang memeringatinya, yang mengajarkan mengenalkan nabi, maka itu dapat ganjaran (pahala)," lanjutnya.

Maka menurutnya merayakan maulid diperbolehkan termasuk merayakan perayaan ulang tahun. Namun perayaan itu seharusnya dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Hendaklah bersyukur. Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk hidup, wajar saja (perayaan ulang tahun) kalau sudah berlebih kita tidak setuju," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini