Melihat Awal Mula Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 29 Oktober 2020 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 337 2301013 melihat-awal-mula-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-AJ1EOHqyR8.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Profesor M. Quraish Shihab menjelaskan awal mula terjadinya peringatan kelahiran Rasulullah SAW yang biasa dikenal dengan maulid nabi. Seperti diketahui nabi lahir di Makkah pada 12 Rabi'ul Awal tahun 570 M.

Menurut Quraish ada dua jawaban yang dapat mencerirltakan awal mula maulid nabi. Pertama ketika nabi bersyukur atas kelahirannya kepada Allah SWT. Rasa syukur itu dilakukannya dengan cara berpuasa pada hari Senin.

"Dalam (riwayat hadist) shahih muslim di tanya nabi (oleh sahabat) 'kenapa nabi berpuasa pada hari senin'. Beliau menjawab 'itulah hari dimana aku lahir'," ujar Quraish saat berbincang diacara Shihab dan Shibab dalam akun YouTube Najwa Shihab yang dilihat Okezone, Kamis (29/10/2020).

Kedua, merujuk ke zaman Rasulullah jauh sebelum diangkat menjadi rasul dimana saat hari kelahirannya, ada orang yang bergemberia menyambutnya yakni Abu Lahab.

Bahkan dikisahkan kata Quraish, saat itu Abu Lahab setelah mendengar kabar kelahiran nabi dari seseorang ia langsung memerdekakannya dari budak.

"Abu Lahab oleh Al-Abbas paman nabi. Bahwa beliau bermimpi melihat Abu Lahab dikatakan bagaimana keadaannya mu 'saya seperti yang engkau lihat tersiksa tetapi setiap hari Senin Allah meringankan siksanya kepadaku karena aku bergembira kelahiran Nabi Muhammad," ujarnya.

Namun demikian Quraish mengatakan, awal mula perayaan maulid nabi dengan aneka hiasan baru dimulai pada zaman Dinasti Abbasiah di zaman Khalifah Al-Hakim Bilah, yang merayakan maulid bersama permaisuri, lengkap dengan pakaian yang indah.

"Dari sini kemudian sampai sekarang di Mesir hal itu diperingati dalam bentuk membuat boneka-boneka dari manisan. Disitu digambarkan permaisuri dengan pakaian putihnya, ada khalifah dengan naik kuda sebagai bentuk kesyukuran, peringatan mendidik anak-anak mencintai rasul ini kemudian berkembang di mana-mana," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini