Hari Sumpah Pemuda, Kapolri Idham Azis Serukan Bersatu Lawan Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 28 Oktober 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 337 2300789 hari-sumpah-pemuda-kapolri-idham-azis-serukan-bersatu-lawan-covid-19-7l3Uf2kk7b.jpg Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto: Okezone

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum mengajak seluruh elemen bangsa bersatu melawan pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, melawan pandemi Covid-19 bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta berperilaku bersih dan sehat.

"Mari bergandeng tangan bersatu dan bangkit bersama membantu Indonesia keluar dari lubang jarum pandemi Covid-19," ujar Idham dalam keterangannya, Rabu (28/10/2020).

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tahun ini tema yang diusung adalah "Bersatu dan Bangkit".

Tema Bersatu dan Bangkit ini tercermin dari logo Sumpah Pemuda. Dikutip dari website Kemenpora, logo hari Sumpah Pemuda ini berbentuk angka 92 yang menunjukkan peringatan ke-92.

Namun angka 92 kali ini dihiasi oleh beberapa warna. Perpaduan warna yang beragam ini mengandung makna atau melambangkan Indonesia memiliki agama, suku, ras, dan bahasa yang berbeda-beda. Bahasa berbeda-beda tersebut disatukan dengan bahasa yang satu, yaitu Bahasa Indonesia.

Pada angka 9 terdapat perpaduan warna biru dan hijau yang mana warna biru melambangkan lautan dan warna hijau melambangkan hutan atau pertanian Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Semangat Sumpah Pemuda Terus Menyala hingga Kini 

Selain itu angka 92 juga membentuk dua insan yang saling terhubung. Hal ini menggambarkan semangat persatuan pemuda Indonesia yang aktif mengisi kemerdekaan Republik Indonesia pada Hari Sumpah Pemuda ke-92.

Dua insan itu dibuat seakan menyambung dan tidak terputus yang melambangkan semangat persatuan dan kerja sama melawan pandemi corona atau Covid-19.

Sementara di bawah logo 92 terdapat tulisan Sumpah Pemuda yang ditulis menggunakan huruf Montserrat Bold berwarna hitam sehingga memiliki kesan tegas sebagai salah satu sifat pemuda yang energik dan aktif.

Selanjutnya, di bawahnya tertulis Bersatu dan Bangkit menggunakan font Righteous yang juga menampilkan kesan tegas sebagai salah satu sifat pemuda yang energik dan aktif. Tulisan ini berwarna putih dengan latar merah. Seperti warna bendera Indonesia, merah putih.

Baca Juga: Sejarah Tercetusnya Sumpah Pemuda 28 Oktober

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini