Hujan Lebat dan Puting Beliung Mengancam, Ini Imbauan BMKG

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 28 Oktober 2020 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 337 2300632 hujan-lebat-dan-puting-beliung-mengancam-ini-imbauan-bmkg-YYHJGO4JkR.jpg Hujan. (Ilustrasi/Foto : Okezone)

JAKARTA - Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hary Tirto Djatmiko mengimbau seluruh masyarakat waspada saat musim pancaroba. Pasalnya, besar kemungkinan pada saat musim pancaroba terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

"Saat masa transisi atau pancaroba frekuensi hujan lebat bahkan sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat (dapat dimungkinkan angin kencang tersebut berupa puting beliung)," kata Hary kepada Okezone, Rabu (28/10/2020).

Hary meminta masyarakat mengantisipasi ancaman atau bahaya yang terjadi saat hujan lebat disertai kilat dan angin kencang. Salah satu antisipasinya, kata Hary, dengan melakukan pengecekan drainase atau saluran air.

"Itu untuk mengantisipasi kejadian genangan maupun banjir terutama daerah-daerah yang menjadi langganan seperti wilayah-wilayah yang berada di daerah aliran kali/sungai, daerah cekungan maupun daerah pesisir," katanya.

Ia juga meminta masyarakat yang berada di daerah perbukitan, lereng-lereng, dan pegunungan, lebih meningkatkam kewaspadaannya terhadap bencana longsor. Hal serupa juga diingatkan terhadap pemotor untuk lebih fokus dan berhati-hati dalam berkendara di musim hujan.

"Bagi masyarakat yang sedang berkendara, baik roda dua maupun lebih, waspada jalan licin dan jarak pandang yang terbatas. Diimbau untuk berlindung di bangunan yang kuat dan kokoh, tidak disarankan berlindung di bawah pohon," katanya.

Terkait potensi adanya kilat atau petir yang menyertai hujan, Hary mengingatkan agar dilakukan pengecekan kelistrikan baik di rumah maupun bangunan lainnya. Sementara untuk ancaman angin kencang, ia berharap pemerintah segera merapikan bagian pohon-pohon besar di ruas jalan umum.

Baca Juga : Hujan Disertai Angin Kencang Intai Jaksel pada Sore Jelang Malam

"Melakukan pengecekan kualitas pohon yang lapuk atau tidak. Melakukan pengecekan dan penguatan bagian atap dari bagunan semi permanen dan non-permanen serta melakukan pengecekan dan penguatan bagian bangunan konstruksi, seperti baliho, papan reklame, dan lain-lain," tuturnya.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 5 Guncang Mamuju, Tak Berpotensi Tsunami

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini