Kontak Senjata, 1 Anggota KKB Ditembak Mati

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 27 Oktober 2020 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 337 2300094 kontak-senjata-1-anggota-kkb-ditembak-mati-G3iDXkA6Q8.jpg Karonpenmas Polri, Brigjen Argo Yuwono (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Aparat gabungan TNI-Polri atau Satgas Nemangkawi menembak mati satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker dalam kontak senajata di Intan Jaya, Papua.

Kontak tembak antara TNI-Polri dengan anggota KKB pimpinan Sabinus Waker terjadi di kampung Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, kemarin, sekira pukul 05.00 hingga 10.00 WIT.

"Pada saat kontak senjata, ada 50 orang bersenjata diduga KKB melakukan perlawanan terhadap tim gabungan TNI-Polri. Sehingga tim mengambil tindak tegas dan terukur," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiono dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Anggota KKB ditembak oleh aparat adalah Rubinus. Sementara itu, petugas juga menangkap satu anggota KKB bernama Hermanus Tipagau. "Seorang anggota KKB yang meninggal dunia terlibat dalam penembakan tim TGPF beberapa waktu lalu sesuai melakukan olah TKP," ujar Awi.

Menurut Awi, kelompok KKB pimpinan Sabinus Waker memiliki catatan kriminal di wilayah Papua. Mereka pernah melalukan penyerangan terhadap anggota Brimob pada tahun 2015.

Kelompok ini juga dikenal kerap melakukan perampasan terhadap warga di kawasan Kampung Banti, Distrik Tembagpura, Kabupaten Mimika, Papua.

Baca Juga : Mahkamah Agung Bentuk Satgas Pemberantasan Narkoba

Kelompok yang menamakan diri "Kemabu" ini diduga juga telah merekrut remaja Papua bahkan yang masih di bawah umur. Awi menambahkan, satgas gabungan TNI-Polri tidaklah menyasar anak di bawah umur dalam operasi menangkap separatis seperti yang dipropagandakan oleh akun-akun medsos KKB.

"Kelompok ini telah meracuni pikiran remaja Papua, merekrut serta mempersenjatai mereka dengan tujuan sebagai tameng hidup agar mudah melarikan diri," ucap Awi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini