Presiden Jokowi Minta Harga Vaksin Covid-19 Berbayar Terjangkau Masyarakat

Dita Angga R, Sindonews · Senin 26 Oktober 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 337 2299711 presiden-jokowi-minta-harga-vaksin-covid-19-berbayar-terjangkau-masyarakat-u6sUykBLbI.png Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, ada vaksin Covid-19 yang gratis dan yang berbayar. Terkait yang berbayar, Jokowi meminta agar dikalkulasi secara cermat.

“Karena ini ada yang gratis, ada yang mandiri atau bayar sendiri, ini juga pengenaan biaya dalam vaksinasi secara mandiri harus betul-betul dikalkulasi dan dihitung secara cermat,” ungkapnya saat membuka rapat terbatas, Senin (26/10/2020)

Dia meminta agar disiapkan aturan terkait ini. Kepala Negara ingin harga vaksin dapat dijangkau masyarakat.

“Disiapkan aturan sejak sekarang, dari awal. Dan saya minta harganya bisa terjangkau,” ujar dia. 

Sebelumnya pada pekan lalu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid 19, Wiku Adisasmito pun menjelaskan alasan tidak semua masyarakat mendapatkan vaksin gratis. Dia mengatakan sebagai penyakit menular baru  dibutuhkan riset pengadaan vaksin yang tidak sebentar dan memerlukan banyak sumber daya.

“Jadi Covid-19 adalah suatu bentuk penyakit menular baru sehingga riset untuk mengenali karakteristik penyakit ini masih terus dilakukan dan berjalan. Dan masyarakat perlu memahami bahwa riset pengadaan vaksin yang dilakukan juga membutuhkan proses yang panjang dan penggunaan sumber daya yang tidak sedikit,” ucapnya.

Baca juga: Pengadaan Vaksin Covid-19, Jokowi: Kita Gerak Cepat Tapi Penuh Perencanaan Matang

Atas kondisi itulah pemerintah belum mampu untuk menggratiskan program vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Oleh karena itu, sejauh ini penetapan subsidi vaksin untuk seluruh masyarakat masih belum bisa dilakukan,” ujarnya.

Wiku mengatakan, subsidi vaksinasi akan mempertimbangkan kelompok prioritas. Dalam hal ini adalah masyarakat yang paling berisiko tertular maupun yang memiliki peran strategis di masyarakat. Mereka akan dilakukan lebih awal untuk menanggulangi status kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Sampai saat ini, pemerintah telah mengidentifikasi masyarakat yang akan didahulukan untuk mendapatkan vaksinasi wajib dan ini adalah gratis. Pemerintah terus berusaha mencapai pemerataan vaksin setinggi-tingginya sehingga dapat mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini