Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro dan Heru Hidayat Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Erfan Maaruf, iNews · Senin 26 Oktober 2020 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 337 2299611 kasus-jiwasraya-benny-tjokro-dan-heru-hidayat-jalani-sidang-vonis-hari-ini-D7cQsUtBZK.jpg Benny Tjokro (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dua terdakwa itu adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram) Heru Hidayat hari ini menjalani sidang vonis. Keduanya akan mendengarkan putusan majelis hakim terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020).

Jaksa penuntut umum, Bima Suprayoga berharap majelis hakim menjatuhkan vonis sesuai dengan tuntutan jaksa yakni penjara seumur hidup. "Harapan kami majelis hakim akan mengabulkan tuntutan penuntut umum," kata Bima di Pengadilan Tipikor, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: BPK Buka Suara soal Pernyataan Benny Tjokro Terkait Jiwasraya

Sementara Pengacara Benny Tjokro, Bob Hasan berharap vonis Benny dibedakan dengan empat terdakwa Jiwasraya yang lebih dulu divonis penjara seumur hidup. Bob mengatakan Benny tidak bersalah dan tidak ikut mengatur dan mengendalikan saham Jiwasraya.

"Kalau harapan kami putusan mengandung asas proporsional dan profesional, terdakwa Benny Tjokro tidak ikut dari 2008 yang mengatur dan mengendalikan investasi saham. Kami berharap hakim dalam memutuskan, adanya perbedaan peran terhadap 5 terdakwa lain, dan baru ikut tahun 2015 di Jiwasraya tahun 2016 sudah selesai dan lunas," ujar Bob.

Senada dengan Bob Hasan, pengacara Heru Hidayat, Kresna Hutauruk mengatakan Heru juga tidak bersalah di kasus ini. Kresna juga berharap putusan hakim nanti tidak sama persis dengan tuntutan jaksa.

"Kita berharap putusan yang terbaik dari majelis hakim, agar tidak sekadar meng-copy paste tuntutan jaksa sebagaimana putusan terdakwa Jiwasraya yang lain," katanya.

Dia meyakini kliennya tidak bersalah, karena sangat meyakini, tidak terbukti di persidangan ini. "Duit yang mengalir ke Pak Heru Hidayat, dan Pak Heru Hidayat tidak terkait, dan tidak ada hubungannya dengan para manajer investasi," tutur Kresna.

Baca Juga: Benny Tjokro dan Heru Hidayat Jalani Sidang Tuntutan dalam Kasus Jiwasraya

Sebelumnya, Benny Tjokro dituntut penjara seumur hidup dan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan. Benny juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000.

Jaksa mengungkapkan Benny Tjokro dan Heru Hidayat bekerja sama dalam korupsi ini. Jaksa mengatakan Benny dan Heru terbukti bekerjasama mengendalikan saham dengan cara tidak wajar.

Sementara Heru Hidayat dituntut hukuman penjara seumur hidup dan denda senilai Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan. Heru diminta membayar uang pengganti Rp 10.728.783.375 triliun.

Benny dan Heru juga diyakini jaksa terbukti melakukan TPPU terkait kasus investasi saham Jiwasraya ini. Keduanya menyamarkan uang dengan membeli sejumlah aset seperti kendaraan, tanah, dan perhiasan emas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini