HUT ke-70 IDI, Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum Transformasi Kesehatan

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 24 Oktober 2020 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 337 2298945 hut-ke-70-idi-jokowi-ingin-pandemi-jadi-momentum-transformasi-kesehatan-ezY9ppLc93.jpg Presiden Joko Widodo (Foto : Setneg)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan pandemi virus corona atau Covid-19 telah memberikan banyak pelajaran bagi bangsa Indonesia. Karena pandemi pula, ia melihat banyak kelemahan yang harus dilakukan perbaikan ke depan.

Karena itu, Jokowi meminta agar situasi pandemi menjadi momentum untuk melakukan perubahan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Kita semakin tahu kelemahan yang harus segera kita perbaiki. Karena itu situasi sulit yang kita hadapi gunakan sebagai momentum dalam melakukan transformasi. Termasuk dalam reformasi sistem kesehatan kita," kata Jokowi saat pidato dalam di acara webinar 'Tasyakuran HUT IDI ke-70' yang disiarkan langsung di YouTube PB Ikatan Dokter Indonesia, Sabtu (24/10/2020).

Menurut Jokowi, hal yang harus ditingkatkan saat melakukan reformasi sistem kesehatan kedepan adalah dengan memastikan pencegahan penyakit dan pola hidup sehat.

"(Di sisi lain) Penguatan kapasistas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pengembangan rumah sakit, dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan harus kita lakukan," ujarnya.

Presiden Jokowi juga mengulas sejumlah inovasi yang berhasil dikembangkan oleh pemerintah maupun anak bangsa ditengah pandemi corona. "(seperti) Rapid, diagnostik test, emergency ventilator, mobile lab biosafety yang dilengkapi dengan PCR, penggunaan artificial intelegent untuk penegakan diagnostik Covid-19 dan aplikasi Covid Track," tambahnya.

Baca Juga : Dokter Meninggal karena Corona, Jokowi : Semoga Keluarga Diberi Kekuatan

Di samping itu, pemerintah juga mempercepat clinical trial dan produksi masal vaksin merah putih. Untuk itu menurutnua pandemi harus menjadi momentum untuk menguatkan ketahanan kesehatan, dan kapasitas pelayanan kesehatan.

"Kita hsrus melakukan cara luar biasa untuk mengeleminasi penyakit menular dan tidak menular," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini