HUT Ke-70 IDI, Momentum Penegasan Jati Diri Dokter sebagai Pejuang Kemanusiaan

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 24 Oktober 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 337 2298921 hut-ke-70-idi-momentum-penegasan-jati-diri-dokter-sebagai-pejuang-kemanusiaan-d9y50Uvv4D.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih mengajak dokter di seluruh Indonesia untuk menjadikan sebagai momentum penegasan jati diri dokter sebagai pejuang kemanusiaan dan kebangsaan.

“Pertama kali dalam acara tasyakuran yang kita gelar secara sederhana ini secara virtual, mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang sudah memberikan nikmat, sehat, kekuatan kepada kita dalam melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Daeng dalam sambutannya pada Tasyakuran HUT IDI Ke-70, Ceramah Tunggal PB IDI ‘Objektivitas Keilmuan Sebagai Dasar Independensi Profesi Dokter’ secara virtual, Sabtu (24/10/2020).

Kedua, secara pribadi maupun sebagai ketua umum ia mengucapkan kepada seluruh dokter Indonesia berharap agar IDI tetap jaya dan tetap bersatu.

Daeng pun mengatakan bahwa secara historis dokter Indonesia sebagai bagian dari pejuang kemanusiaan dan pejuang kebangsaan. “Selanjutnya, marilah usia yang ke-70 Ikatan Dokter Indonesia jadikanlah momentum untuk kembali menegaskan bahwa jati diri dokter Indonesia sebagai pejuang kemanusiaan dan sebagai pejuang kebangsaan, secara historis dan secara substansi membuktikan demikian,” katanya.

Baca Juga : Update Kasus Corona 24 Oktober: Positif 385.980 Orang, 309.219 Sembuh & 13.205 Meninggal

Karena itu, Daeng mengajak untuk menjadikan jati diri dokter kembali diimplementasikan dalam kehidupan berprofesi. Yakni mengabdikan seluruh keahlian seluruh kemampuan di bidang keilmuan kedokteran untuk senantiasa menolong masyarakat, dan membantu penyelesaian-penyelesaian masalah kesehatan di Tanah Air.

“Dengan seperti itu maka kehadiran dokter dan Ikatan Dokter Indonesia betul-betul merupakan cerminan jati diri kita yang mulia yaitu pejuang kemanusiaan dan pejuang kebangsaan,” kata Daeng.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini