Pengamat : Main Layangan di Area Steril Bandara Harus Ditindak Pidana

Ichsan Amin, Koran SI · Sabtu 24 Oktober 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 337 2298909 pengamat-main-layangan-di-area-steril-bandara-harus-ditindak-pidana-WSTH4vqmTY.jpg Foto: Okezone.

JAKARTA - Pengamat penerbangan yang juga merupakan anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengatakan insiden tersangkutnya layangan pada penerbangan Citilink dari Bandara Halim Perdanakusuma ke bandara Adi Sucipto Yogyakarta sudah harus ditindak melalui pidana mengacu pada Undang-Undang Penerbangan.

“Ini memang susah mas, masyarakat kita susah untuk diajak mengerti. Sosialisasi sudah dilakukan berkali-kali baik itu dari Airnav, Angkatan Udara maupun pihak bandara tetapi masih saja ada yang menaikkan layangan. Sebaiknya ditindak tegas melalui pidana saja sebab diatur dalam UU penerbangan mengenai Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP),” ujarnya dihubungi di Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

BACA JUGA: Layang-Layang Tersangkut di Roda Pesawat saat Mendarat di Bandara Adi Sucipto

Menurutnya, masyarakat di sekitar lokasi bandara masih sering berulah dengan tetap menaikkan layangan. Padahal kejadian tersebut bisa berakibat fatal.

“Makanya langsung saja terapkan pidana. Kejadian-kejadian sebelumnya pernah terjadi di Bandara Soekarno-Hatta dimana masyarakat karena sesuatu hal tuntutan tidak dipenuhi tetap menaikkan layangan bahkan di malam hari,” ungkapnya.

Dia menambahkan aturan pidana dalam UU penerbangan terkait area KKOP bisa dijalankan penidik PPNS bekerjsama dengan pihak bandara, airnav, kepolisian hingga TNI. “Apalagi bandara Adisucipto ini berada di area KKOP yang mana koordinasinya bukan hanya lewat kepolisian tetapi juga lewat TNI,” pungkasnya.

BACA JUGA: Insiden di Bandara Adi Sucipto, Main Layangan di Bandara Bisa Dipenjara 3 Tahun

Maskapai Citilink membenarkan adanya layangan tersangkut pada penerbangan ATR 72-600 dengan nomor penerbangan QG-1107 dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke Bandara Adisucipto Yogyakarta. Pilot Citilink telah melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan baik kepada pihak menara setempat guna menyampaikan kondisi banyaknya layang-layang yang terbang di wilayah area bandara pada saat akan melakukan pendaratan. Adapun saat ini seluruh kru dan penumpang telah mendarat dengan selamat.

“Tim teknik kami telah melakukan pemeriksaan seluruh bagian pesawat secara intensif dan dapat disampaikan bahwa tidak ada kerusakan pada pesawat tersebut dan telah layak untuk beroperasi kembali,” pungkas, VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia. Ichsan Amin.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini