Cerita Prajurit TNI Patungan Dadakan Demi Pengobatan Bayi

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 24 Oktober 2020 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 337 2298857 cerita-prajurit-tni-patungan-dadakan-demi-pengobatan-bayi-G5oUdb9Zp7.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Aksi terpuji dilakukan sejumlah anggota TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 1625/ Ngada di Rumah Sakit Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Para prajurit tergerak hatinya untuk mengumpulkan uang saat mendapati seorang ayah yang memiliki kesulitan keuangan untuk membayar biaya pengobatan anaknya.

Prajurit Pembina Desa Ngada Bajawa, Prada Reflanus menuturkan, awalnya dia dan rekan prajurit lain melakukan pemeriksaan usap Covid-19, setelah hendak kembali ke satuannya, ada mobil ambulans yang mencuri perhatian mereka.

Dari mobil ambulans keluar bayi yang sedang digendong. Tak lama setelah sang bayi keluar, sang ayah, kata Prada Reflanus keluar dengan muka kebingungan.

"Awalnya kami diperintahkan oleh Makodim untuk melaksanakan swab di rumah sakit umum. Setelah selesai swab, kami keluar lalu setelah keluar, mobil ambulans dari Kabupaten Menggarai masuk. Saya dan teman-teman menghampiri mobil itu dan lihat si bayi ini digendong. Selang berapa menit ayah dari si bayi ini keluar dengan muka kebingungan," ujar Reflanus dilihat dari video yabg diunggah oleh TNI AD, Sabtu (24/10/2020).

Reflanus lantas bertanya kepada ayah sang bayi ada apa, dan sang ayah mengaku bahwa dirinya kekurangan uang untuk biaya pengobatan. Oleh karena jawaban tersebut, Reflanus merasa tergerak hatinya untuk membantu sesama.

Lantas dia mengumpulkan teman-teman prajurit lain untuk melakukan patungan. Atas usaha dia dan rekan prajurit lainnya, terkumpul uang sampai dengan kurang lebih Rp1,7 juta.

"Hitung-hitung terkumpul Rp1,710 ribu. Saya merasa peduli, kasihan, timbul dari sanubari hati saya ingin membantu. Apalagi si bapak ini dari Menggerai, tidak mungkin ada keluarga di Bejawa," tuturnya.

Sementara itu, Dandim 1625/Ngada Letkol Czi Luqman Nur Hakim memberikan apresiasi kepada para prajurit muda atas contoh baik yang telah mereka lakukan. Menurut Luqman, sudah menjadi tugas TNI untuk membantu masyarakat, sebab TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

"Sangat memberikan apresiasi sebesar-besarnya dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Babinsa muda yang sudah memberikan contoh bagi kita semua. Perlunya membantu masyarakat yang sedang memiliki masalah atau kekurangan uang" ujarnya.

"Hal ini harus dicontoh prajurit TNI khususnya bahwa kita adalah bagian dari rakyat sehingga berusaha untuk meringankan beban atau kesulitan rakyat di sekelilingnya," tuturnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini