Doni Monardo Ajak Masyarakat Manfaatkan Libur Panjang di Rumah Saja

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 24 Oktober 2020 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 337 2298853 doni-monardo-ajak-masyarakat-manfaatkan-libur-panjang-di-rumah-saja-wga7bO614y.jpg Doni Monardo (Foto : BNPB)

JAKARTA - Pada akhir bulan ini akan ada libur panjang dari Rabu, 28 Oktober hingga akhir pekan, Minggu 1 November 2020 sebagai cuti bersama dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta untuk memanfaatkan liburan di rumah dan melakukan aktivitas untuk lingkungan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari klaster liburan.

“Memilih liburan di rumah pun tidak salah. Dan, saya justru mengajak kepada teman-teman semua, masyarakat seluruhnya, seluruh Indonesia untuk memanfaatkan liburan panjang ini juga melakukan aktivitas untuk lingkungan. Contohnya bisa mencari pohon-pohon tertentu untuk bibit-bibit pohon tertentu untuk ditanami,” kata Doni dalam pesan singkat melalui video di laman Media Sosial Satgas Covid-19, Sabtu (24/10/2020).

Kedua, Doni juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama dengan lingkungan RT/RW membersihkan lingkungan sekitar. “Di RT/RW masing-masing, untuk membersihkan saluran air, membersihkan selokan-selokan, membersihkan gorong-gorong,” katanya.

Upaya ini, kata Doni untuk mengurangi risiko menghadapi curah hujan yang tinggi dalam beberapa bulan kedepan akibat fenomena La Nina. “Melakukan apa saja yang dapat mengurangi risiko dalam menghadapi curah hujan yang tinggi,” tegasnya.

“Nah, aktivitas seperti ini akan membuat kita merasa puas kepada diri kita karena kita telah membantu alam, membantu lingkungan. Termasuk juga ketika terjadi sesuatu tidak menimbulkan kerugian harta benda dan juga korban jiwa,” jelas Doni.

Baca Juga : Soal Pancasila, BPIP : Terjadi Distorsi Pemahaman Luar Biasa

Namun, Doni meminta untuk tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk mencegah terjadinya penularan. “Nah, ketika ini sudah dilakukan pertama aman dulu. Yang kedua harus nyaman. Nyaman bagaimana? Supaya tidak tertular ketika kita berada pada tempat-tempat yang ramai yang berkerumun, maka bisa berpotensi terjadinya penularan.”

“Dan di sinilah peran dari semua unsur untuk saling mengingatkan. Ketika kita berada di keramaian, supaya kita mengingatkan upaya mengurangi jarak, menghindari orang lain. Itu sama halnya kita berupaya untuk mencegah terjadinya penularan,” tambah Doni.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini