Perkara Tipikor Djoko Tjandra dan Andi Irfan Jaya Dilimpahkan ke Pengadilan

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 23 Oktober 2020 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298681 perkara-tipikor-djoko-tjandra-dan-andi-irfan-jaya-dilimpahkan-ke-pengadilan-o7YFOWwFVy.jpg Djoko Tjandra (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melimpahkan berkas perkara kasus tindak pidana korupsi terkait pemberian gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dengan tersangka Djoko Soegiarto Tjandra dan Andi Irfan Jaya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri  Jakarta Pusat.

"Hari ini, Jumat 23 Oktober, JPU telah melimpahkan perkara tindak pidana korupsi atas nama Djoko Soegiarto Tjandra dan Andi Irfan Jaya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budisantoso, Jumat (23/10/2020).

Dalam dakwaan perkara ini, khusus untuk Djoko Tjandra akan digabungkan dengan dakwaan kasus penghapusan red notice. Baca Juga: Kejari Jaksel Limpahkan Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Pengadilan Tipikor

Penggabungan itu berdasarkan Pasal 141 KUHAP. Dalam dakwaan pertama Joko Tjandra melanggar, Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat (1) dan (2) KUHP. Atau kedua, Pasal 5 Ayat (1) huruf b UU Nomor 31 tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat (1) dan (2) KUHP.

Atau ke tiga, Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat (1) dan (2) KUHP.

Sementara pada dakwaan kedua, Joko Tjandra dijerat Pasal 15 Juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999. Atau kedua, Pasal 15 Juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf B UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001. Atau ketuga, Pasal 15 Juncto Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001.

Baca Juga: Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki

Selain Joko Tjandra, Penuntut Umum juga melimpahkan perkara Andi Irfan Jaya tersangka dalam kasus Jaksa Pinangki. Dalam kasus ini Andi Irfan dijerat Pasal 5 Ayat (2) Juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001, Pasal 57 ke-1 KUHP. Atau kedua, Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 56 ke-KUHP.

Kedua, Pasal 15 Juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001. Atau kedua, Pasal 15 Juncto Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001.

"Pelimpahan kedua perkara dimaksud dengan permintaan untuk dapat disidangkan dan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," tandas Riono.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini