Wapres Ma'ruf Amin Resmikan 5 Program Gerakan Santri

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 23 Oktober 2020 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298669 wapres-ma-ruf-amin-resmikan-5-program-gerakan-santri-Dop0KZBYf2.jpg Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) dijadikan momentum oleh Dewan Pembina Santri Milenial Centre (SiMac), Syauqi Maruf Amin untuk melaunching beberapa program gerakan baru. Menurutnya, kecintaan santri pada negeri tidak perlu diragukan.

Dijelaskan Gus Oqi, sapaan akrabnya, fakta sejarah telah menunjukkan bahwa para santri selalu berada dalam setiap perubahan pra kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan hingga saat ini.

Momentum HSN tahun ini yang bersamaan dengan pandemi virus Corona (Covid-19), menurutnya, santri bersama negara harus menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi yang benar-benar mandiri.

"Pemerintah, swasta dan masyarakat harus bergandeng tangan memperkokoh solidaritas berbangsa, terus membangun kreatifitas dalam berbagai bidang, memperkuat sektor ekonomi riil, membangun ketahanan pangan serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, dan di sinilah peran santri kembali menjadi sangat sangat vital. Yakinlah selama santri sehat Indonesia pasti kuat, selama santri kuat Indonesia akan terus bermartabat," demikian keterangan tertulis Gus Oqi, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Hari Santri, KH Tubagus Muhammad Falak Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Bogor

Lebih lanjut Gus Oqi menyatakan, jumlah potensi santri yang banyak menjadi potensi luar biasa bagi kebangkitan ekonomi bangsa. Dengan demikian, para santri perlu mendapat perhatian serius oleh semua kalangan.

"Salah satu ikhtiarnya adalah membangun dan mengembangkan kemandirian ekonomi bagi para santri, terutama saat menghadapai pandemi Corona seperti saat ini," demikian kata Putra Wapres Maruf Amin ini.

Sementara itu, Wapres Maruf Amin saat membuka acara seminar internasional meresmikan beberapa program gerakan santri baru.

Beberapa program yang diresmikan Wapres di antaranya, Sibistren (Sentra Inkubasi bisnis pesantren), Gus Iwan (Santri Bagus Pinter Ngaji Usahawan, Astana (Aksi Santri Tanggap bencana) dengan programnya (Warung Sigap Bencana/Warsina) dan lembaga Koperasi Mitra Santri Nasional (KMSN) dengan program unggulannya Badan Usaha Milik Pesantren/BUMTren, Aplikasi KESAN.

Baca Juga: Hari Santri, PBNU Ajak Seluruh Santri Berdoa agar Indonesia Segera Bebas dari Pandemi

Kiai Maruf Amin berharap, santri harus terus berkontribusi aktif dalam memulihkan dampak pandemi Covid-19. Mantan Rois Aam PBNU ini menyatakan, setiap santri harus produktif dan kreatif memberi manfaat bagi kemaslahatan umat dan bangsa.

"Saya juga mendorong santri ikut berperan dalam menekan angka kemiskinan di masyarakat dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Saya mendorong kedepan semakin banyak kolaborasi yang lahir antar santripreneur, maupun kerja sama dengan pelaku industri besar," demikian harapan Maruf Amin.

Ketua panitia Seminar Internasional, Nur Rohman menyatakan acara yang digelar Kamis 22 Oktober 2020 ini mengambil tema besar Bakti Santri untuk Negeri.

Kata Pria yang juga Presiden SiMaC dan Rois Syuriah PCINU Hongkong ini, tema ini sengaja dipilih pada tahun ini untuk penegasan komitmen santri untuk memberi kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat dan negara. Khususnya di bidang kebangkitan ekonomi bangsa.

"Ini penegasan SiMaC dan santri di belahan pelosok manapun untuk bekerja keras mengisi kemerdekaan Indonesia dengan gerakan ekonomi umat nyata, dan menuntaskan masalah kemiskinan," demikian kata Gus Rohman.

Acara seminar di di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara dan yang diikuti virtual oleh santri dari berbagai belahan dunia juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif, Wishnutama, Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro dan Rois Syuriah PCINU Australia Gus Nadirsyah Hosen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini