Bareskrim Tetapkan Pejabat Kejagung Tersangka Kasus Kebakaran, Ini Perannya

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 23 Oktober 2020 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298534 bareskrim-tetapkan-pejabat-kejagung-tersangka-kasus-kebakaran-ini-perannya-6mbASVEhm3.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Salah satu dari delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) adalah pejabat di Kejagung.

(Baca juga: Begini Nasib Cleaning Service Tajir Dalam Kasus Kebakaran Kejagung)

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan peran pejabat yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Gedung Kejagung. Tersangka diketahui adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejaksaan Agung.

"Dari PPK inisial NH," ujar Argo saat konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10/2020).

(Baca juga: Ini Peran 8 Tersangka Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung)

Saat mengumumkan delapan tersangka tersebut, Argo menyebutkan PPK Kejagung di urutan terakhir yakni kedelapan. Jika diurutkan, tersangka pertama berinisial T dan kedua berinisial H.

"Ketiga inisial S, yang keempat adalah K, yang tukang ya," kata mantan kapolres Nunukan Polda Kaltim ini.

"(Tersangka) keenam adalah mandor inisial UAM, ini mandor. Tadi dijelaskan seharusnya dia itu seharusnya kewajiban untuk mengawasi anak buahnya, dia tidak pernah hadir mengawasi," ujarnya.

Masih kata Argo, polisi juga menetapkan vendor PT. ARM sebagai tersangka. Alasannya karena dinilai telah memperjualbelikan cairan pembersih lantai yang mengandung solar. "Ketujuh adalah vendor maupun PT ARM inisial R," ujarnya.

Semua tersangka kata Argo dijerat dengan Pasal 188 jo Pasal 55 ancaman 5 tahun penjara.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini