Epidemiolog UI: PSBB dengan Terapkan 3M Terbukti Turunkan Kasus Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 23 Oktober 2020 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298422 epidemiolog-ui-psbb-dengan-terapkan-3m-terbukti-turunkan-kasus-covid-19-fFs2eA89FY.jpg Masyarakat memakai masker patuh protokol kesehatan Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ahli Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Iwan Ariawan mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh sejumlah daerah di Indonesia terbukti berhasil menurunkan angka Covid-19.

“Jadi kita bisa lihat kenapa PSBB bisa menurunkan kasus? Karena jaga jarak itu efeknya besar. Dan waktu PSBB itu jaga jarak terjadi karena orang di rumah saja,” ungkap Iwan dalam Webinar Pembahasan Proyeksi Kasus Covid-19 & Evaluasi PSBB, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:  Wagub DKI Klaim PSBB Transisi Berjalan Efektif, Ini Indikatornya

Selain itu, kata Iwan PSBB yang dilakukan juga harus dibarengi dengan menerapkan protokol kesehatan 3M. “Bahwa menerapkan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak yang ketat pada saat dilakukannya PSBB juga berdampak pada penurunan kurva kasus Covid-19.”

“Kemudian, yang bisa dilakukan oleh masyarakat apa sebetulnya ini yang sudah digembar-gemborkan oleh pemerintah yaitu protokol kesehatan ini adalah bukti dari publikasi ilmiah yang ada tentang protokol kesehatan,” jelas Iwan.

Iwan mengatakan, jika perilaku cuci tangan pakai sabun itu bisa menurunkan risiko penularan hingga 35%. “Kalau dari beberapa penelitian yang ada untuk Covid-19 dan untuk SARS bisa menurunkan risiko sebesar 35%. Atau kalau itu resiko tertularnya risiko relatif nya menjadi 0,65,” katanya.

“Nah, pakai masker kain, masker kain biasa yang dianjurkan itu bisa menurunkan risiko kurang lebih 45% atau hampir separuhnya lah kita bisa katakan hampir separuhnya ya atau secara risiko relatif 0,55. Jaga jarak itu bisa menurunkan resiko sebesar 85% atau secara risiko relatif itu menjadi 0,15,” jelas Iwan.

Baca Juga:  Tak Pakai Masker, 14 Warga Disanksi Satpol PP Pasar Minggu

Iwan pun menegaskan bahwa dari tiga perilaku itu akan banyak dampaknya untuk menurunkan risiko terinfeksi Covid-19. “Apalagi kalau dilakukan bersama-sama tentu efeknya lebih banyak lagi, additive atau multiplicative satu dengan lainnya,” tegasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini