Pemerintah Diminta Perbanyak Testing Covid-19 di Daerah Penyelenggara Pilkada

Felldy Utama, iNews · Jum'at 23 Oktober 2020 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298348 pemerintah-diminta-perbanyak-testing-covid-19-di-daerah-penyelenggara-pilkada-aeyRyEpaPK.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono meminta pemerintah untuk melakukan pemeriksaan (testing) Covid-19 secara masif di daerah-daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. Hal ini diminta menyusul pelaksanaan Pilkada yang tetap dilanjutkan digelar di tengah masa pandemi.

Menurut Pandu, testing merupakan upaya yang paling penting dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19. Saat ini, dia melihat daerah-daerah yang menggelar Pilkada cenderung lebih rendah melakukan upaya ini, dan ini dinilai sangat berbahaya.

"Karena apa? Karena akan banyak orang yang tidak terdekteksi. Seharusnya bisa kita isolasi, (tapi) masih berkeliaran. Jadi ini risiko yang harus diwaspadai oleh kita," kata Pandu dalam webinar bertajuk 'Pilkada di Tengah Pandemi, Sudah Amankah?', Jumat (23/10/2020).

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah untuk benar-benar mempertimbangkan masukan tersebut. Jangan sampai, keputusan Pilkada serentak 2020 dilanjutkan ini justru menjadi sarana penyebaran Covid-19 secara masif.

"Saya pernah mengusulkan kalo mau diadakan Pilkada bener, tingkatkan, prioritaskan di daerah pilkada ini testingnya," ujarnya.

Menurut Pandu, belum ada kata terlambat untuk melakukan hal tersebut. Katanya, pemerintah masih bisa melakukan testing pada bulan November ini. Dengan begitu, pemerintah bisa secara cepat melakukan pelacakan terhadap masyarakat yang sebelumnya sudah terinfeksi Covid-19 tapi belum diketahui oleh pemeriksaan laboratorium kesehatan.

"(Sehingga) di bulan Desember nanti atau selama bulan November-Desember ini relatif bisa terkendali," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini