Ini Saran Mitigasi BMKG Antisipasi Fenomena La Nina

Komaruddin Bagja, Sindonews · Jum'at 23 Oktober 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298251 ini-saran-mitigasi-bmkg-antisipasi-fenomena-la-nina-VKkTxILq7W.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengingatkan kepada seluruh pihak mewaspadai dampak dari fenomena La Nina.

"Perlu diantisipasi dampak La Nina berupa bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, longsor angin kencang, dan puting beliung. Semua itu berpotensi mengancam sektor pertanian, perhubungan (transportasi), kesehatan, dan keselamatan masyarakat," kata Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko saat dihubungi Sindonews, Jumat (23/10/2020).

Sebagai langkah mitigasi perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir; danau embung sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih.

Ia menambahkan, agar tetap memonitor perkembangan cuaca untuk setiap 7 hari ke depan (setiap 3 - 6 jam per hari) di seluruh kecamatan di Indonesia, melalui aplikasi mobile phone Info BMKG yang diinstall dari Play store/ Apple store.

Baca Juga : BMKG Imbau Warga di Daerah Ini Mulai Waspada Dampak La Nina

"Optimalisasi sektor pertanian terutama lahan tadah hujan, re-wetting lahan gambut, dan sektor energi berbasis PLTA," ujarnya.

Sementara Pemerintah Daerah dan masyarakat, sambungnya, dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya melalui gerakan memanen air hujan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini