Cegah Penyebaran Covid-19, Kampanye Pilkada 2020 Harus Taati Protokol Kesehatan

Angkasa Yudhistira, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298245 cegah-penyebaran-covid-19-kampanye-pilkada-2020-harus-taati-protokol-kesehatan-Kohti3kcl5.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa menyatakan, jajarannya pun mendorong Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI dan kepolisian untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran selama masa kampanye.

Ketaatan protokol kesehatan, kata Saan, sangat penting dalam memastikan Pilkada 2020 aman dari penularan Covid-19.

"Kami mengapresiasi cakada yang bukan hanya menaati prokes selama masa kampanye ini namun juga mengajak masyarakat untuk menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (23/10/2020).

Soal mereka yang melanggar, pun harus diberikan sanksi yang tegas. "Cakada yang terbukti abai dan melanggar ketentuan kampanye harus mendapatkan sanksi tegas," kata Saan.

Saan juga menuntut Bawaslu RI dan jajaran di daerah berikut kepolisian untuk terus mengawasi jalannya kampanye. "Termasuk pula masyarakat atau pemilih perlu mengingatkan atau menegur cakada yang abai dan tidak memasukan sosialisasi prokes ke dalam agenda kampanye," tuturnya.

Baca Juga : Ketua Baleg DPR Akui Naskah UU Cipta Kerja Kembali Berubah

Ia menilai, selama masa kampanye ini berlangsung sudah berjalan kondusif terutama menyangkut jumlah pelanggaran prokes. "Ketaatan prokes selama pilkada ini sudah lebih baik ketimbang tahapan sebelumnya. Terus ditingkatkan supaya pilkada ini aman dari virus korona, sukses dan lancar dari sisi mutu demokrasi," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Yaqut Cholil Qoumas menambahkan terdapat sejumlah cakada yang masih mengesampingkan ketentuan kampanye.

Dia mengatakan, para kandidat kepala daerah harus memiliki tanggung jawab moral atas kesehatan masyarakat. "Jika mereka merebut kekuasaan memang untuk diabdikan kepada rakyatnya. Kecuali motifnya lain, ya mereka pasti tidak peduli dengan keselamatan rakyatnya," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini