Kejagung Tangkap DPO Kasus Pengadaan Alat Penangkap Ikan

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 23 Oktober 2020 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298213 kejagung-tangkap-dpo-kasus-pengadaan-alat-penangkap-ikan-JY53P8qON6.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung kembali mengamankan buron kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) Boy Mf Tampubolon (39). Boy dinyatakan bersalah melakukan terpidana kasus korupsi proyek pengadaan sarana dan alat penangkap ikan yang merugikan negara sebesar lebih dari Rp492 juta.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan, boy melakukan korupsi proyek pengadaan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Tahun Anggaran 2014. Boy berhasil ditangkap di Jalan Lipat Kajang Atas Kampung Siatas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

"Dalam peristiwa itu, kerugian negara mencapai Rp492 juta lebih," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Jumat (23/10/2020).

Vonis melakukan korupsi hingga merugikan keuangan negara Rp492.781.650 itu telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Makamah Agung Nomor 417.K/PID.SUS/2017 tanggal 6 September 2017.

Mahkamah Agung (MA) dalam amar putusannya menetapkan Boy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. MA menjatuhkan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

Baca Juga : Hari Ini Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

"Menjatuhkan pidana tambahan kepada terpidana untuk membayar uang pengganti Rp492.781.650," kata Hari.

Saat ini Boy telah berada di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara untuk diserahkan ke jaksa pada Kejaksaan Negeri Belawan. Boy akan dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk menjalani hukuman pidana penjara sesuai putusan MA.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini