Aktivis KAMI Ahmad Yani Diperiksa Bareskrim sebagai Saksi

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298195 aktivis-kami-ahmad-yani-diperiksa-bareskrim-sebagai-saksi-yzoNhzN1BR.jpg Karonpenmas Polri, Brigjen Argo Yuwono (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bareskrim Polri hari ini akan melakukan pemeriksaan terhadap Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani. Pemeriksaan itu dilakukan terkait pengembangan kasus demo anarkis UU Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada 8 Oktober 2020 yang berujung penangkapan terhadap sejumlah aktivis KAMI di Jakarta.

"Tiga hari yang lalu penyidik sudah menyiapkan surat penggilan untuk hari Jumat (hari ini)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, di Breskrim Mabes Polri, Kamis 22 Oktober 2020.

Awi mengatakan, Yani diperiksa dengan kapasitasnya sebagai saksi terkait pengembangan kasus dari salah satu dari 9 orang KAMI yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Anton Permana (AP).

"Pengembangan kasus dari saudara AP. Karena memang itu menjadi salah satu proses penyidikan, yaitu sebagai saksi," ungkapnya.

Adapun sebelumnya, Ahmad Yani mengatakan bahwa ada upaya dari penyidik Bareskrim Polri untuk melakukan penangkapan terhadap dirinya pada Senin (19/10/2020) lalu.

Menurut Yani saat itu ada puluhan tim Bareskrim yang menyambangi kantornya di di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat sekitar pukul 19.15 WIB. Disana anggota Bareskrim menunjukkan surat penangkapan. Namun ia menolak hal tersebut.

Baca Juga : Ketua Baleg DPR Akui Naskah UU Cipta Kerja Kembali Berubah

Ahmad Yani kemudian menyatakan ketersediaannya untuk memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan. Namun dirinya tidak hadir hingga pada 20 Oktober 2020.

Terkait surat penangkapan terhadap Ahmad Yani sendiri, Awi mengaku tidak mengetahui perihal tersebut. "Oh kami tidak tahu kalau itu (surat penangkapan)," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini