Antisipasi Klaster Libur Panjang, Epidemiolog Minta Masyarakat Tak Mudik

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 06:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298130 antisipasi-klaster-libur-panjang-epidemiolog-minta-masyarakat-tak-mudik-dlFhfHem0L.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah sudah menetapkan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. Hal ini memungkinkan masyarakat menghabiskan waktu dengan berlibur dan pulang kampung.

Epidemolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menghimbau masyarakat tak pulang kampung (mudik) atau bepergian ke daerah lain. Pasalnya, pandemi Covid-19 di Indonesia belum terkendali. 

“Bila tidak perlu, pulang saja ke rumah dan jangan pulang ke kampung,” ujar Dicky saat dihubungi Okezone, Jumat (23/10/2020).

Oleh sebab itu, kata Dicky, peran pemerintah dapat meminimalisir masyarakat agar mereka tak pulang kampung saat libur panjang dan cuti bersama ini. 

“Masyarakat harus diminimalisir pulang kampung,” tegasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Khawatir Libur Panjang Berdampak pada Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar

Di samping itu, Dicky menyinggung libur panjang beberapa bulan lalu yang mengakibatkan adanya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Ia pun menegaskan perlu monitor yang ketat dari pemerintah. 

“Dimonitor karena sebelumnya selalu meningkat setisp libur panjang dan harus dicegah,” ujarnya mewanti-wanti. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini