BMKG Ingatkan Besarnya Dampak La Nina jika Tak Diantisipasi Sejak Dini

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298129 bmkg-ingatkan-besarnya-dampak-la-nina-jika-tak-diantisipasi-sejak-dini-lLSbUx9h5Y.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA -  Wilayah Indonesia sedang menghadapi fenomena La Nina. Meningkatnya curah hujan berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Tirto Djatmiko mengatakan, dampak dari La Nina di Indonesia berupa banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Pemerintah dan masyarakat harus mengantisipasi bencana sejak dini guna meminimalisir dampak bencana alam.

“(La Nina) berpotensi mengancam sektor pertanian, perhubungan (transportasi), kesehatan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Hary saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).

Hary melanjutkan, sebagai langkah mitigasi perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

“Kemudian danau embung sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih,” bebernya.

Selain itu, kata Hary, masyarakat diimbau dapat memonitor perkembangan cuaca sebagai antisipasi menghadapi fenomena La Nina.

Baca juga: Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak La Nina di Indonesia

“Agar tetap memonitor perkembangan cuaca untuk setiap 7 hari ke depan, setiap 3-6 jam per hari di seluruh kecamatan di Indonesia, melalui aplikasi mobile phone Info BMKG,” ucap dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini