Hari Santri, PBNU Ajak Seluruh Santri Berdoa agar Indonesia Segera Bebas dari Pandemi

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 22 Oktober 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297837 hari-santri-pbnu-ajak-seluruh-santri-berdoa-agar-indonesia-segera-bebas-dari-pandemi-94qQMVhi6Q.jpg Robikin Emhas. (Foto : Okezone)

JAKARTA – Pelaksanaan Hari Santri Nasional 2020 berlangsung di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Ketua Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, Hari Santri harus disyukuri dan dirayakan.

Namun, karena saat ini situasi pandemi, PBNU sejak awal menginstruksikan agar perayaan Hari Santri cukup diisi dengan kegiatan-kegiatan terukur dan terbatas sesuai protokol kesehatan.

"Dalam kaitan ini, kami mengajak seluruh santri Indonesia untuk bersama-sama bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa ini diberi kemudahan dan kekuatan agar bisa segera mengendalikan pandemi Covid-19 ini. Agar warga dunia pada umumnya dijauhkan dari segala bentuk bala, wabah, dan musibah kemanusiaan," ujar Robikin, Kamis (22/10/2020).

Karena itu, kata Robikin, malam ini, PBNU secara daring dan serentak menggelar doa bersama yang akan diikuti Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Majelis Wakil Cabang, Ranting, hingga Anak Ranting NU di seluruh Indonesia. Termasuk di dalamnya pengurus lembaga-lembaga, Badan Otonom, dan pondok-pondok pesantren di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU.

"Doa dan harapan kami kepada para santri di ladang perkhidmatan apapun berada, dalam konteks Indonesia dan dunia yang tengah berjuang menghadapi pandemi, mari kita ambil peran untuk berjihad memberikan sumbangsih terbaik untuk menaggulangi wabah Covid-19," tuturnya.

Robikin mengungkapkan, di era serba digital saat ini, santri adalah etalase peradaban dunia. Cerminan wajah Islam Wasathiyah.

Baca Juga : Tulis Pesan di Hari Santri Nasional, Jokowi Singgung Perjuangan Kiai Hasyim Asy'ari

"Islam yang ramah dan rahmah ada di pundak mereka. Oleh karenanya, kewajiban santri bukan saja mendalami ilmu agama, tetapi juga ilmu untuk menghadapi zaman. Termasuk ilmu untuk menghadapi era industri 4.0. Santri harus mampu menjadi pelopor perjalanan peradaban," tuturnya.

Baca Juga : Hari Santri Nasional 2020, Wapres Ajak Pesantren Jadi Pelopor Protokol Kesehatan

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini