Kemenhub Siapkan Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 22 Oktober 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297821 kemenhub-siapkan-antisipasi-penyebaran-covid-19-saat-libur-panjang-f1Mrz2kLpB.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi pergerakan orang, dan kendaraan saat libur panjang pada akhir Oktober. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

“Kami melihat kecenderungan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan semua jenis transportasi, akan meningkat pada libur panjang akhir Oktober nanti. Kami prediksi akan terjadi peningkatan pergerakan orang dan kendaraan sekitar 10-20 persen,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam keterangan resminya, Kamis (22/10/2020).

Budi Karya mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pihaknya akan melakukan koordinasi dengan para operator transportasi, untuk konsisten memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dari mulai awal keberangkatan, pada saat perjalanan, hingga sampai di tujuan.

Baca juga:

Libur Panjang Akhir Oktober, Operasional Angkutan Barang Dibatasi


Kemenhub akan melakukan pengecekan secara acak (random check) untuk memastikan protokol kesehatan telah dilakukan dengan baik oleh para operator.

“Para operator ini yang mempunyai peran penting untuk memfasilitasi pergerakan orang antar kota, antar wilayah. Kalau mereka tidak taat, khawatir akan timbul penularan yang tidak kita inginkan. Tunjukan kita harus disiplin dan tidak kompormi terhadap protokol kesehatan. Kalau memang ada yang ditemukan reaktif atau positif ya harus dilarang berangkat,” tuturnya.

Selain itu, kata Budi, pihaknya juga meminta kepada operator transportasi untuk meningkatan frekuensi perjalanan untuk mencegah penumpukan penumpang.

 

Kemudian berkoordinasi dengan para Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) di daerah untuk melakukan pengawalan penerapan protokol kesehatan dengan ketat di daerah-daerah kota sampai kabupaten. Serta mengantisipasi kemacetan yang bisa menjadi masalah yang memungkinkan terjadinya penularan karena rawan terjadi kerumunan.

“Kami memprediksi puncak arus kendaraan akan terjadi pada tanggal 28 Ooktober. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin berlibur agar jangan bertumpu di satu hari tersebut, untuk mencegah kepadatan yang berpotensi rawan terjadi penularan. Atur perjalanan anda dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Budi, potensi kepadatan akan terjadi di tiga titik yaitu, Jalan dari arah Jakarta menuju ke arah timur (Jawa Barat, Tengah, dan Timur), Kedua, kapal penyeberangan ke arah Sumatera, dan ketiga di Bandara.

Menhub Budi juga menyarankan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi massal seperti pesawat dan transportasi publik lainnya agar sebisa mungkin jangan melepas masker, menunda makan dan minum, serta jangan berbincang di dalam pesawat.

“Kalaupun terpaksa memang harus makan dan minum karena perjalanan jarak jauh lebih dari dua jam, agar segera kembali menggunakan masker setelah makan dan minum,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini